2 Pemancing Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan

    Miski - 28 Juni 2016 17:06 WIB
    2 Pemancing Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan
    Petugas saat di lokasi melakukan pencarian terhadap korban. Foto: Istimewa
    medcom.id, Malang: Tiga pemancing terseret ombak di tempat berbeda di Pantai Selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dua dinyatakan hilang dan satu selamat.

    Dua korban hilang, Siamin, 45, warga Dusun Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, terseret ombak di Pantai Bengkung, Kecamatan Gedangan. Sedangkan Muhamad Huda, 24, warga Dusun Petung Sigar, Sukodono, Kecamatan Dampit, terseret ombak di Pancer Kulon, Pantai Sidoasri, Sumbermanjing Wetan. Sedangkan Suliono, 28, warga Dusun Petung Sigar, Sukodono, Kecamatan Dampit atau kakak korban Muhammad Huda berhasil menyelamatkan diri.

    Kepala Sub Seksi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, mengatakan Siamin berpamitan kepada adiknya, Seniran, untuk memancing di Pantai Bengkung bersama temannya Edi Wiyanto.

    Mereka berangkat sejak pukul 17.00-18.00 WIB, Senin 27 Juni, ke Pantai Bengkung. Lantas korban naik ke tempat pemancingan atau di tebing dengan ketinggian 25 meter. Pada pukul 22.00 WIB korban terempas ombak dan tenggelam. Ciri-ciri korban berkulit hitam dengan tinggi 155 sentimeter, rambut ikal, dan mengenakan kaus putih kombinasi biru.

    “Teman korban tidak langsung memberitahu petugas di lokasi, tapi langsung pulang untuk memberitahu keluarganya pada Selasa 28 Juni pagi,” kata Mudji, Selasa (28/6/2016).

    Sedangkan korban hilang di Pantai Sidoasri, jelas Mudji, pergi memancing bersama kakaknya. Keduanya berangkat dari rumah untuk bekerja memetik cengkeh. Sekira pukul 10.00 WIB, mereka memutuskan pergi memancing di Pancer Kulon. Mereka mulai memancing pukul 11.00 WIB.

    Selama 30 menit memancing, mereka tidak mendapat hasil. Keduanya memutuskan meninggalkan lokasi dan pergi ke Sendang Biru. Saat Suliono sedang menggulung alat pancingnya, tiba-tiba ombak besar datang. Alat pancing miliknya terjatuh dan diambil oleh korban. Setelah itu ombak kedua datang lagi dan mereka bergegas mencari tempat tinggi dan masih terempas ombak. Keduanya terjatuh dan terseret.

    “Kakak korban terhempas ke pinggir dan bisa selamat, sedangkan adiknya terbawa ke tengah dan tenggelam. Dari pengakuannya, mereka sebenarnya tidak tahu jalan dan lokasi,” kata Mudji.

    Kakak korban lantas meminta bantuan dan bertemu dengan penjaga genset, Dirman. Dia kemudian meminta pertolongan sekira pukul 12.30 WIB.

    “Petugas sudah di lokasi mencari, namun pencarian sebatas menyisir di sekitar TKP. Sebab, ombak di laut cukup besar dan diperkirakan dua hari ke depan semakin besar. Kami berupaya maksimal, tinggal cuaca bersahabat apa tidak,” kata dia.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id