Ganjar-Gus Yasin Nomor Urut Satu, Sudirman-Ida Nomor Urut Dua

Mustholih - 13 Februari 2018 21:55 wib
Suasana penentuan nomor urut Pilkada Jawa Tengah dalam rapat
Suasana penentuan nomor urut Pilkada Jawa Tengah dalam rapat pleno KPU di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 13 Februari 2018. Foto: Medcom.id/ Mustholih.

Semarang: Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan wakilnya Taj Yasin Maemoen, mendapat nomor urut satu dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Jateng 2018. Sedangkan lawannya, Sudirman Said-Ida Fauziah, mendapat nomor urut dua.

"Insyaallah dengan nomor satu, kita juga akan menjadi nomor satu di Pilkada Jateng," kata calon Wakil Gubernur, Taj Yasin Maemoen dalam kata sambutannya di rapat pleno KPU di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 13 Februari 2018.

Sementara kandidat petahana, Ganjar menilai Pilkada Jateng 2018 sebagai barometer politik nasional. Dia berharap Jawa Tengah mampu menciptakan Pilkada yang aman dan tentram.

"Kita percaya Jateng akan ciptakan Pilkada aman dan tenteram, becik tur nyenengke. Tidak ada fitnah," jelas Ganjar.

Proses pemungutan nomor urut calon Gubernur Jawa Tengah dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah, Joko Purnomo. Jalannya penetapan nomor urut berlangsung semarak. Perang yel-yel antarpendukung pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Jateng terjadi.

Calon Gubernur Sudirman Said menyatakan senang mendapat nomor urut dua. Sebab dari awal, Sudirman ingin mendapat nomor urut yang dianggap sebagai nomor keberuntungan. 

"Feeling kami memang akan mendapatkan nomor dua. Nomor dua itu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Nomor dua juga berarti victory, kemenangan," ujar mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.

Sedangkan calon wakil Gubernur Ida Fauziah mengaku Tuhan sudah mengabulkan doanya dalam penetapan nomor urut tersebut. 

"Entah kenapa saya selalu berharap mendapat nomor urut dua. Ternyata Allah mengabulkan doa saya. Kita harus sambut gembira pesta demokrasi ini," ungkap Ida.

Di Pilkada Jateng 2018, Ganjar-Gus Yasin diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, dan Partai NasDem. Mereka juga mengantongi dukungan dari Partai Golongan Karya. Sedangkan Sudirman-Ida diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Kebangkitan Bangsa.


(DEN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.