Arumi Menjalani Pelantikan Ketua PKK Jatim Setelah Keguguran

    Amaluddin - 19 Februari 2019 14:44 WIB
    Arumi Menjalani Pelantikan Ketua PKK Jatim Setelah Keguguran
    Arumi Bachsin saat menjalani pelantikan sebagai Ketua Umum Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Selasa, 19 Februari 2019. (Medcom.id/Amal).
    Surabaya: Istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Arumi Bachsin, tetap menjalani pelantikan sebagai Ketua Umum Tim Penggerak PKK Jawa Timur. Arumi mendapat pendampingan khusus dari pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSAI) Surabaya.

    "Alhamdulillah, kondisi yang saya rasakan sudah jauh lebih baik," kata Arumi, di sela pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 19 Februari 2019.

    Arumi menegaskan, kondisi kesehatannya jauh lebih baik dari Senin malam, 18 Februari 2019. Di mana saat itu Arumi mengalamai pendarahan akibat keguguran kehamilan. 

    Arumi mengaku untuk sementara akan mengurangi sedikit aktivitas agar kesehatannya lebih terkontrol, sehingga tidak memporsir tenaganya. "Jadi, hari ini kesehatan saya lebih fit, tapi gak boleh diforsis, harus ada istirahat," beber Arumi.

    Pada prosesi pelantikan sebagai Ketua Umum Tim Penggerak PKK Jatim, Arumi didampingi tiga orang dari RSIA Surabaya, yakni Direktur RSIA, dokter dan perawat. Ini dilakukan untuk memastikan Arumi dalam keadaan baik-baik saja.

    "Makanya saya ditunggui oleh ibu dokter dan perawat. Karena setelah ini, saya langsung kembali ke rumah sakit," beber Arumi.

    Sementara terkait tugas barunya sebagai Ketua PKK Jatim, Arumi mengaku punya banyak tantangan yang harus dilalui. Arumi sebelumnya pernah berpengalaman sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek.

    "Sebetulnya berbeda sekali PKK di Trenggalek, saya belajar banyak mengenai organisasinya. Saya belajar banyak mengenai program pokoknya apa saja, tetapi ketika mulai mempelajari yang ada di provinsi, tantangannya tentu akan berbeda sekali," beber Arumi.

    Di Trenggalek, kata Arumi, hanya menaungi 14 kecamatan. Sementara di Jatim, Arumi harus mengkoordinir 38 Kabupaten/Kota. "Saat ini 38 Kab/Kota,dan di setiap daerah memiliki tantangan dan juga prioritas masing-masing," pungkas Arumi.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id