• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 16 OKT 2018 - RP 41.062.067.101

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gempa Berpotensi Terjadi Lagi di Malang

Daviq Umar Al Faruq - 10 Agustus 2018 16:30 wib
Ilustrasi gempa, Medcom.id - M Rizal
Ilustrasi gempa, Medcom.id - M Rizal

Malang: Gempa berpotensi terjadi lagi di wilayah Malang, Jawa Timur. Tapi, kata Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Kabupaten Malang, Musripan, waktunya tidak diketahui.

Dalam tiga pekan terakhir, lebih 40 kali gempa mengguncang Malang. Magnitude paling besar yaitu 5,8 SR yang mengguncang pada Kamis, 19 Juli 2018.

"Gempa terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik Indo Australia bertemu dengan lempeng tektonik Eurasia. Pertemuan tersebut terjadi di laut selatan sekitar 50 hingga 300 Km," kata Musripan di Malang, Jumat, 10 Agustus 2018.

Musripan mengatakan pertemuan antarlempeng menyebabkan pengumpulan energi. Suatu saat, energi itu akan lepas yang berujung pada gempa.

Baca: Warga Mengaku Rasakan Guncangan Gempa di Malang

"Sebenarnya, tiap hari itu selalu ada gempa. Hanya saja kebetulan di selatan Malang," ungkapnya.

Namun, lanjut Musripan, gempa di Malang tak berkaitan dengan bencana yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebab, jarak dan sumbernya berbeda.

"Kalau misalnya ada kaitannya, mestinya Gunung Rinjani di Lombok meletus. Tapi buktinya, tak ada pengaruhnya," ujar Musripan.

Gempa di Malang mulai terjadi pada 19 Juli 2018, pukul 19.23 WIB. Gempa berkekuatan 5,8 SR itu berpusat di 9.69 Lintang Selatan dan 112.80 Bujur Timur (161 km Tenggara Kabupaten Malang) dengan kedalaman 10 kilometer.

Besoknya, Jumat 20 Juli 2018, sebanyak 38 kali gempa susulan terjadi di Malang bagian selatan, tepatnya mulai pukul 08.00 WIB. Magnitude gempa mulai dari 3,2 SR hingga 4,9 SR.

Lima kali gempa kembali terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018, mulai pukul 07.00 WIB. Gempa berkekuatan paling besar yaitu 4,7 SR.

Terakhir, wilayah Malang kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan 5,2 SR sekitar pukul 13.09 WIB, Rabu 8 Agustus 2018. Gempa bumi tersebut terjadi di 8.80 Lintang Selatan dan 112.46 Bujur Timur dengan kedalaman 13 Kilometer.



(RRN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.