• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Tim Talenthub Surabaya Juara Kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan

Gervin Nathaniel Purba - 12 Juli 2018 17:28 wib
Tim TalentHub dari Surabaya menjadi pemenang utama dalam
Tim TalentHub dari Surabaya menjadi pemenang utama dalam kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Foto:Dok)

Jakarta: Tim TalentHub dari Surabaya menjadi pemenang utama dalam kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pemenang kedua ialah tim TigaPutra (Aceh), dan peringkat ketiga diraih tim Codeplay (Yogyakarta). 

Hackathon merupakan singkatan dari hacking+marathon, yakni berkumpulnya programmer, project manager, ict researcher/enthusiast untuk membangun aplikasi (hacking) untuk menyelesaikan masalah tertentu. Pembuatan aplikasi dilakukan selama tiga hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemenaker Khairul Anwar mengatakan pihaknya menggelar Hackathon yang bertema Pendataan Pekerja Kreatif untuk memfasilitasi talent/pekerja kreatif dan lepasan, sekaligus mendatabase generasi millenials di bidang IT, desain grafis, dan manajemen.

"Negara wajib hadir untuk memfasilitasi inovasi dan kreativitas para startup yang tersebar di seluruh Indonesia. Lomba Hackathon yang memanfaatkan ruang inovasi Kemenaker ini menjadi langkah awal memberdayakan para pekerja kreatif yang bertalenta tinggi," ujar Plt Kepala Barenbang Khairul Anwar di Kantor Kemenaker.

Khairul mengatakan pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus tanggap terhadap perubahan yang cepat dalam era digitalisasi. Bila revolusi industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini tidak diantipasi dengan baik, maka bangsa Indonesia akan tertinggal oleh bangsa lain.

"Pada masa depan, pengembangkan skills baru disesuaikan dengan kebutuhan industri baru. Kita harapkan
produktivitas pekerja kreatif yang telah banyak memunculkan industri baru menjadi penopang ekonomi bangsa Indonesia," kata dia.

Menyinggung kompetisi Hackathon, Khairul menjelaskan dibutuhkan sebuah platform untuk membantu pemerintah dalam mengenal lebih jauh pekerja kreatif, sekaligus memetakan dan menganalisa kebutuhan pasar kerja, serta kebutuhan jenis-jenis industri baru yang terus berkembang.

"Dengan kompetisi Hackathon diharapkan menghasilkan para startup tangguh yang siap bersaing di dunia kerja. Para pemenang dapat memanfaatkan keberadaan ruang inovasi secara maksimal agar dapat terus berkembang," kata Khairul.

Dalam kompetisi Hackathon ini  peserta yang lolos seleksi sebanyak 14 tim berasal dari seluruh Indonesia. Mereka berhasil lolos seleksi awal dengan kriteria relevansi terhadap tema umum dari Kemenaker, yakni probabilitas tinggi untuk dibuat prototype produk,  potensi untuk menjadikan start up yang memiliki impact dan potensi untuk di scale up lintas industri. Penjurian dilakukan dengan melibatkan juri dari Pusdatin Kemnaker, Visio Incubator, dan Cisco.

Sebagai pemenang utama, Tim TelentHub sukses menjadi pemenang utama setelah berhasil menciptakan produk Talent App yang ditujukan untuk memfasilitasi talent/pekerja kreatif dan lepasan sekaligus membuat database. Melalui Aplikasi Talenthub, pelaku usaha kreatif bisa memperoleh keuntungan seperti mamerkan dan menjual produk menjual nama agar lebih terkenal, memperoleh pangsa pasar lebih luas dan promosi lebih maksimal.

Para pemenang kompetisi Heckathon mendapat hadiah kesempatan untuk mendapatkan ruang di ruang inovasi Kemenaker serta gratis inkubasi pengembangan Startup dari Visio Incubator berupa pendampingan digital technical dan pengembangan market dan bisnis.


(ROS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.