Sumenep Bebas Daging Gelonggongan

    Rahmatullah - 22 Mei 2019 17:54 WIB
    Sumenep Bebas Daging Gelonggongan
    Ilustrasi pedagang daging sapi di Sumenep. Medcom.id / Rahmatullah
    Sumenep: Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih aman dari peredaran daging gelonggongan. Dinas Peternakan dan Ketahanan Kabupaten Sumenep terus mengawasi ketat sejumlah pasar tradisional.

    "Kami pastikan hingga saat ini Sumenep aman dari daging gelonggongan," papar Kepala Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Sumenep, Bambang Heriyanto, Rabu, 22 Mei 2019.

    Pihaknya akan mengawasi stok dan peredaran daging. Dia meminta warga tidak khawatir dan memastikan daging yang beredar tidak membahayakan kesehatan konsumen itu beredar di Sumenep.

    Daging yang beredar di pasaran dipastikan hasil potong sapi peternak. Meski begitu, dia tetap mengimbau warga berhati-hati saat membeli daging dan memahami ciri daging sehat.

    Daging gelonggongan akan terus mengeluarkan air sehingga pedagang tidak menggantung daging. Bau daging gelonggongan juga anyir dan berwarna lebih mengkilat.

    “Kalau daging itu dikonsumsi bisa menimbulkan diare. Bahkan menyebabkan kematian,” jelas Bambang.
     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id