Kelompok Berbaju Hitam Rusak Cagar Budaya di Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 02 Mei 2019 15:58 WIB
    Kelompok Berbaju Hitam Rusak Cagar Budaya di Malang
    Petikan video vandalisme di Kota Malang. Istimewa
    Malang: Kelompok berpakaian serba hitam melakukan vandalisme di Jembatan Jalan Majapahit, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Aksi itu dilakukan saat perayaan Hari Buruh Internasional, Rabu, 1 Mei 2019.

    Wali Kota Malang, Sutiaji mengecam perbuatan tak terpuji tersebut. Aksi kelompok berbaju hitam ini merusak bangunan cagar budaya dan berlawana dengan misi Kota Malang menjadi kota yang menjaga warisan budaya.

    "Saya menyesal dengan peristiwa kemarin itu, karena tidak menegakkan Malang Heritage. Apapun tidak hanya bangunan cagar budaya, segala bentuk vandalisme harus diperangi bersama, termasuk coretan isinya kalimat mendorong isu-isu SARA dan disintegrasi bangsa," katanya, Kamis 2 Mei 2019.

    Pascaperusakan Jembatan Majapahit, sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan diri 'Komunitas Musik Malang Bersatu' langsung mengecat ulang jembatan yang memiliki nilai sejarah tersebut pada Kamis, 2 Mei 2019.

    Salah seorang anggota Komunitas Musik Malang Bersatu, Herman Wijaya mengatakan pengecatan ulang sebagai bentuk memerangi aksi vandalisme.

    "Komunitas kita adalah musik. Secara pergerakan kita tidak hanya di musik. Aksi sosial dan amal juga kita sering lakukan. Apalagi hubungannya dengan cagar budaya kami sangat peduli," bebernya.

    Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang Agung H Bhuana mengaku mengapresiasi reaksi cepat yang dilakukan masyarakat melalui komunitas untuk mengecat ulang jembatan.

    "Ini kontribusi luar biasa dari teman-teman. Artinya masyarakat Kota Malang mencintai kotanya. Kami sangat berterimakasih," ungkapnya.

    Kelompok Berbaju Hitam Rusak Cagar Budaya di Malang
    Pengecatan ulang Jembatan Majapahit, Kota Malang, Kamis 2 Mei 2019. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq


    Kabid Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang ini menambahkan, vandalis ini bakal diseret ke jalur hukum.

    "Ya otomatis (proses hukum). Kami meminta untuk dilakukan langkah-langkah melalui Wali Kota selaku pimpinan tertinggi kami," pungkasnya.

    Vandalisme itu terekam dalam sebuah rekaman video yang tersebar di sejumlah media sosial. Dalam video tersebut terlihat sekumpulan orang menuliskan kalimat 'menolak upah murah' di pagar Jembatan Majapahit menggunakan cat semprot warna hitam.

    Kelompok massa itu juga terlihat membawa bendera merah hitam dan bendera bertuliskan huruf A yang diketahui merupakan lambang kelompok Anarko Sindikalism.



     

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id