Sepanjang 8 Bulan, 21 Ibu di Cilacap Meninggal

    09 Agustus 2016 14:46 WIB
    Sepanjang 8 Bulan, 21 Ibu di Cilacap Meninggal
    Foto ilustrasi: Seorang dukun bayi memperagakan cara menangani proses melahirkan. (Ant/Ampelsa)



    medcom.id, Cilacap: Angka kematian ibu di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diprediksi bakal meningkat. Pasalnya, sejak Januari hingga bulan kedelapan 2016, jumlah kematian ibu mencapai 21 kasus.

    "Padahal, selama 2015 tercatat sebanyak 26 kasus," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Cilacap Hantari, dilansir Antara di Cilacap, Selasa (9/8/2016).






    Sementara, angka kematian bayi, kata dia, pada 2015 tercatat sebanyak 207 kasus. Sedangkan sejak awal Januari 2016 hingga saat ini mencapai 85 kasus.

    Dia berharap, masyarakat bisa turut menekan angka pernikahan dini. Selain itu, jumlah kehamilan tidak dikehendaki perlu diminimalkan.

    Akan tetapi saat disinggung mengenai angka kehamilan tidak dikehendaki di Cilacap, Hantari mengatakan hal itu belum bisa terdeteksi.

    Sementara Kepala Puskesmas Cilacap Tengah II Sriyani mengatakan angka kehamilan tidak diinginkan di wilayah kerjanya mencapai 30 kasus sepanjang 2015. Dari jumlah tersebut, kata dia, 21 kasus di antaranya berusia di bawah 20 tahun.

    "Pada tahun 2016 sudah tercatat sebanyak 10 kasus. Namun itu semua yang tercatat di Puskesmas Cilacap Tengah II yang wilayahnya meliputi Kelurahan Donan dan Kutawaru," katanya.

    (SAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id