Diputus Bersalah, PKL Gondomanan Lakukan Banding

    Ahmad Mustaqim - 24 Februari 2016 16:56 WIB
    Diputus Bersalah, PKL Gondomanan Lakukan Banding
    Penasihat hukum lima PKL Gondomanan dari LBH YogyakartaN Rizki Fatahillah, MTVN - Ahmad Mustaqim
    medcom.id, Yogyakarta: Lima pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta sepekan lalu. Tindakan itu sebagai buntut sengketa tanah antara PKL dengan pengusaha Eka Aryawan.

    "Kemarin baru mendapat salinan putusan. Kami akan mempelajari lebih dulu putusannya. Mungkin bandingya kami lakukan sepekan ke depan," kata penasihat hukum PKL Gondomanan dari LBH Yogyakarta, Rizki Fatahillah, di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta, Rabu (24/2/2016).

    Rizki mengaku sudah memiliki gambaran materi banding yang hendak diajukan. Kemungkinan, kata dia, penerapan pasal dilakukan majelis hakim tingkat pertama.

    Rizki menjelaskan, masalah perjanjian secara umum sudah diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Menurutnya, masalah sengketa tanah itu berkaitan dengan Panitikismo Kraton Yogyakarta sebagai pemberi kekancingan (sewa lahan keraton).

    Rizki menilai kekancingan yang diberikan Panitikismo sama dengan perjanjian pinjam-pakai. Apabila ada kecacatan tanah dari kekancingan, lanjutnya, seharusnya pihak pemberi sewa lahan bertanggung jawab.

    "Yang menanggung bukan yang dikasih. Logika sederhananya, jika kita hendak kos tapi masih ada yang menempati, seharusnya yang dikomplain bapak kos. Artinya, seharusnya ganti rugi Rp1,2 miliar itu bukan kepada PKL, tapi kepada keraton. Kalau mau konsisten lho ya," ujarnya.

    Rizki juga mendengar kabar pengusaha Eka Aryawan juga akan mengajukan banding. Sebab, dalam putusan pengadilan, gugatan Rp1,2 miliar yang ditujukan kepada lima PKL tidak dikabulkan.

    "Kami tak tahu mereka juga akan mengajukan banding atau tidak. Secara prinsip, meskipun kalah di pengadilan, temen-temen (PKL) ingin tetap bertahan di Gondomanan," kata dia.

    Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta sebelumnya menjatuhkan vonis bersalah pada lima PKL Gondomanan. Majelis hakim menilai kelima PKL menempati lahan yang bukan haknya. 

    Lahan itu milik pengusaha Eka Aryawan. Meski bersalah, majelis hakim tak mengabulkan tuntutan Eka agar kelima PKL membayar Rp1,2 miliar.

    (Baca: Lima PKL Yogyakarta Divonis Bersalah)



    (RRN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id