Akhir Pekan Ini, Pantai Parangkusumo Berhias Layang-layang

    Ahmad Mustaqim - 25 Agustus 2016 16:10 WIB
    Akhir Pekan Ini, Pantai Parangkusumo Berhias Layang-layang
    Festival layang-layang Yogyakarta pada 2010. (Ant/Noverandika)
    medcom.id, Yogyakarta: Festival layang-layang tingkat nasional akan kembali digelar di Yogyakarta. Festival dengan puluhan kelompok peserta dari antero nusantara itu bakal dihelat di Pantai Parangkusumo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu-Minggu (27-28/8/2016).

    Ketua Perkumpulan Pekarya Layang-Layang Indonesia (Perkalin), FX Harry Cahya mengatakan festival tersebut akan diikuti kelompok layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menyebut, keikutsertaan peserta tiap tahun terus bertambah sejak 2013 acara digelar.

    Pada 2013, festival diikuti kurang dari 30 kelompok peserta. "Tahun lalu ada 30 dan tahun ini 45 kelompok peserta," kata Harry di Yogyakarta, Kamis (25/8/2016).

    Harry  mengutarakan festival tersebut juga memperebutkan Piala Raja bergilir dari Sri Sultan HB X. Piala ini menjadi simbol penghargaan untuk kelompok terbaik dari berbagai kategori secara akumulatif.



    Menurut dia, hal yang spesial dalam festival tahun ini yakni dengan pengusungan tema "Layang-layang Nusantara Merajut Kebersamaan dalam Kebhinekaan". Arti, kata Harry, festival layang-layang ini tidak hanya dipahami sebagai peristiwa seni dan budaya saja, tetapi juga memiliki makna kebersamaan dalam kbhinekaan.

    Selain hal itu, akan diterbangkan pula layang-layang dari daun. Layang-layang ini berasal dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. "45 kelompok peserta ini berasal dari berbagai daerah di nusantara. Tentu dalam keanekaragaman jenis, warna dan asal, mampu bersatu dalam satu udara, angkasa indonesia," tegasnya.

    Ketua panitia festival, Jose Basmeri mengungkapkan ada lima kategori layang-layang yang bakal dilombakan. Di antaranya, kategori tradisional, dua dimensi, tiga dimensi, rokaku, dan tren naga yang merupakan layang-layang terbesar dan terpanjang dengan ukuran 200 meter, berasal dari Kalimantan.



    (SAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id