Kirab Kerbau Mengawali Tradisi Pesta Lomban

    Rhobi Shani - 01 Juli 2017 13:23 WIB
    Kirab Kerbau Mengawali Tradisi Pesta Lomban
    Kirab kerbau mengawali prosesi Pesta Lomban
    medcom.id, Jepara: Masyarakat nelayan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, besok, Minggu 2 Juli 2017, merayakan Pesta Lomban. Yaitu, tradisi masyarakat nelayan yang digelar tujuh hari usai Idulfitri. Pesta Lomban menjadi satu rangakaian dengan tradisi Kupatan di Bumi Kartini.
     
    Prosesi arak kerbau mengawali rangkaian Pesta Lomban. Kerbau yang diarak, merupakan kerbau yang akan dijadikan sesaji pada prosesi Larungan. Selain masyarakat, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Jepara, pun turut serta.
     
    Prosesi kirab dimulai dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Batu menuju Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kelurahan Jobokuto. Kemeriahan prosesi kirab kerbau itu menjadi tontonan warga disepanjang jalan yang dilalui, serta warga yang melintas di jalur tersebut.
     
    Tiba di RPH, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bertugas menjadi eksekutor. Kerbau yang diarak, disembelih oleh bupati. Selanjutnya, daging kerbau yang diarak dibagikan kepada masyarakat nelayan untuk diolah menjadi aneka masakan.
     
    “Kepala kerbau dilarung, dagingnya di masak untuk makan bersama di TPI sambil meyaksikan pertunjukan wayang kulit sebelum prosesi Larungan besok pagi,” ujar Marzuqi usai menyembelih kerbau, Sabtu 1 Juli 2017.
     
    Maryuqi bilang, menyembelih kerbau dalam kegiatan pekan syawalan sebagai simbol ungkapan rasa syukur. Serta, memberikan penyadaran pada masyarakat untuk selalu bersedekah.
     
    “Dagingnya disedekahakan pada masyarakat, kepala kerbau yang dilarung juga dimaksudkan sebagai sedekah untuk mahluk Allah SWT yang ada di laut,” kata Marzuqi.
     
    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Deni Hendarko menyampaikan, tradisi pesta lomban telah menjadi bagian masyarakat nelayan di Jepara. Kegiatan serupa juga dihelat oleh masyarakat nelayan di kepulauan Karimunjawa.
     
    “Tapi, kalau di Karimunjawa yang dilarung bukan kepala kerbau, melainkan kepala kambing. Tahun ini dua ekor kambing yang akan dilarung,” ujar Deni.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id