Brebes Krisis Pemakaman Umum

    Kuntoro Tayubi - 28 September 2017 19:13 WIB
    Brebes Krisis Pemakaman Umum
    Ilustrasi pemakaman. Foto: Antara/Muhammad Adimaja
    medcom.id, Brebes: Jumlah penduduk Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hampir mencapai dua juta. Namun ironis, Brebes belum memiliki tempat pemakaman umum (TPU) untuk mengakomodasi warga penganut aliran kepercayaan hingga sekarang.

    “Penduduk Brebes, 1,7 Juta. Untuk itu negara harus hadir untuk mengatasi masalah ini," kata Budayawan Brebes, Wijanarto, dalam sebuah diskusi, Kamis 28 September 2017.

    Hal ini juga yang menjadi pemicu konflik horizontal terkait aliran kepercayaan dan penghayat yang hendak memakamkan warganya. Hal ini terjadi karena organisasi perangkat daerah sering berganti dan berdampak ke penanggung jawab lahan makam. Padahal, TPU sangat penting bagi warga negara.

    Wijanarto mengaku sudah beraudiensi dengan asisten Bupati Brebes tentang masalah ini. Namun, belum ada langkah nyata diambil.

    Anggota FKUB Brebes, Agus Suratno, meminta Pemda memperjelas SKPD mana yang berwenang dalam pengadaan dan mengelola TPU. Pemerintah juga harus mulai memetakan lahan yang tidak produktif. Sebab, seringkali masalah ini terpaksa diselesaikan sendiri oleh warga.

    “Umat Kristiani dulu pernah mengalami kesulitan memakamkan anggota keluarganya. Namun, karena swadaya, para warga kristiani membeli tanah untuk pemakaman keluarga di Brebes dan Tegal,” ungkapnya.

    Sementara itu salah satu warga penghayat Sapto Darmo, Harjo, mengaku sering merima perlakuan diskriminatif dari warga soal lahan pemakaman ini. Jasad warga penganut aliran Sapto Darmo yang sudah dimakamkan harus dibongkar dan dipindahkan karena tidak diterima masyarakat, .

    “Persoalan TPU sangat penting bagi kami. Harapannya Pemkab Brebes tidak mengabaikan persoalan yang hingga saat ini belum terpecahkan,” ujarnya.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id