Jalan Berdebu, Warga Kendal Blokade Truk Galian C

    Iswahyudi - 16 Juni 2016 13:32 WIB
    Jalan Berdebu, Warga Kendal Blokade Truk Galian C
    Warga mencegat truk pengangkut tambang galian C di Sekopek, Kaliwungu, Kendal, Jateng. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)
    medcom.id, Kendal: Warga sepanjang jalan raya Sekopek, Kaliwungu, Kendal, Jawa tengah mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu akibat dilalui truk pengangkut hasil tambang galian C.

    Kamis (16/6/2016), warga pun mencegat dan menyandera belasan dump truk. Warga meminta pengusaha tambang melakukan penyiraman jalan agar truk tidak menimbulkan debu. 

    Warga mengaku, lalu lalang truk mengakibatkan debu menempel ke rumah mereka. Beberapa pemilik warung makan di pinggir jalan juga mengaku tak luput dari terpaan debu.

    “Tidak hanya merugikan usaha, debu dari truk pengangkut tanah ini juga menganggu kesehatan. Anak-anak banyak yang batuk dan mata iritasi karena terkena debu,” kata Alif, warga Sekopek.

    Warga hanya menuntut pengelola atau pengusaha galian C untuk melakukan penyiraman sepanjang jalan Sekopek agar debu berkurang. Warga tidak mempermasalahkan truk yang melintas, asalkan tidak ugal-ugalan dan jalan disiram agar tidak berdebu.

    Jalan Berdebu, Warga Kendal Blokade Truk Galian C
    Warga menunjukkan debu akibat aktivitas truk pengangkut tambang galian C di Sekopek, Kaliwungu, Kendal, Jateng. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

    “Kami warga di sepanjang Jalan Sekopek tidak antipembangunan, tidak mempermasalahkan truk lalu lalang, tapi mbok ikut memperhatikan warga. Sopir truk jangan ugal-ugalan dan yang diinginkan warga adalah ada penyiraman jalan agar tidak berdebu,” timpal Nur Buang, warga lainnya.

    Aksi warga sempat mendapat protes dari sopir truk. Cek cok pun tak terhindarkan. Namun, warga bersikeras tetap melakukan aksi sebelum pengelola galian C menyiram jalan. Bila tidak, blokade akan terus dilakukan.

    “Jika tetap tidak ada upaya penyiraman jalan, warga akan menutup jalan Sekopek agar tidak dilalui lagi truk galian C,” kata Nur.

    Sejatinya, persoalan warga dengan pengusaha galian C sudah berlangsung lama. Bupati Kendal Mirna Annisa pun telah mengadakan pertemuan dengan pengusaha galian C. Kesepakatannya, truk harus ditutup terpal saat mengangkut tanah hasil tambang.

    Namun, warga merasa truk tetap menimbulkan debu. Aksi pencegatan pun tak dapat dihindarkan. Sampai berita ini ditulis, petugas kepolisian dari Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal masih mencoba memediasi.

    (SAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id