Karimunjawa Krisis Air Bersih

    Rhobi Shani - 07 Januari 2017 14:21 WIB
    Karimunjawa Krisis Air Bersih
    Karimunjawa. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi
    medcom.id, Jepara: Di tahun mendatang ketersediaan air bersih berpotensi jadi masalah di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
     
    Camat Karimunjawa Muh Taksin menyampaikan kebutuhan air bersih selama ini mengandalkan air resapan dari kawasan perbukitan. Namun, lahan di perbukitan sudah berubah menjadi bangunan seiring geliat aktivitas pariwisata.
     
    “Perlu ada upaya terobosan. Kalau tidak, lima tahun ke depan kebutuhan air bersih akan jadi masalah,” ujar Taksin, Sabtu (7/1/2017).
     
    Dalam beberapa tahun terakhir, Taksin melanjutkan, masalah air bersih sudah dirasakan warga dan pengelola tempat wisata. Terutama saat musim angin timur yang biasanya berlangsung Juni hingga September.

    Untuk menyiasati terbatasnya ketersediaan air, Taksin menggilir distribusi air. Itu agar seluruh rumah warga mendapat pasokan air.
     
    “Misalnya, pagi sampai sore hari jatah kawasan A. Lalu ganti kawasan B dan seterusnya,” kata Taksin.

    Taksin berharap PDAM Jepara turun tangan menyelesaikan masalah ini. Pihaknya siap bersinergi terkait lokasi embung yang bakal dijadikan sumber air bersih.

    Lokasi yang menurutnya strategis untuk pembangunan embung itu ada di kawasan Legonlele. “Di sana ada lahan warga seluas 1 hektare lebih yang bisa dibebaskan untuk pembangunan embung,” kata Taksin.

    Dirut PDAM Jepara, Prabowo, mengatakan siap turun tangan mengelola air bersih di Karimunjawa. Ia menyatakan pernah membahas hal itu dengan Bappeda Jepara.
     
    “Konsepnya kita sudah punya. Ada dua opsi, yakni membuat embung atau membendung teluk yang ada di kawasan perbukitan. Tapi, itu baru konsep. Butuh kajian mendalam jika memang jadi dilaksanakan,” kata Prabowo.


    (UWA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id