Harga Cabai di Banyumas Melonjak karena Kemarau

    Antara - 08 Juli 2019 17:21 WIB
    Harga Cabai di Banyumas Melonjak karena Kemarau
    Petani memanen cabai rawit di persawahan desa Giyono, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (23/6/2019). ANTARA FOTO/Anis Efizudi.
    Purwokerto: Harga cabai di sejumlah pasar di Banyumas, Jawa Tengah mengalami lonjakan. Kenaikan harga cabai karena pasokan dari petani minim akibat terdampak kemarau.
    Di Pasar Wage, Purwokerto, harga cabai merah keriting mencapai Rp60 ribu per kilogram (kg) atau naik dari sebelumnya Rp55 ribu per kg.

    Selain cabai merah keriting, cabai hijau masih berkisar Rp50 ribu atau naik sedikit dari Rp48 ribu per kg. Untuk cabai rawit merah Rp40 ribu per kg dari sebelumnya Rp36 ribu.

    "Harga tersebut mengalami kenaikan setelah Lebaran," kata Warsiti, 52, salah seorang pedagang di pasar setempat, Senin 8 Juli 2019.

    Menurut Warsiti, kenaikan harga cabai karena minimnya pasokan dari para petani sehingga mendongkrak harga. Warsiti mengatakan banyak petani yang tidak bisa memanen tanaman cabai akibat lahannya kekeringan.

    Sementara di Pasar Manis, Purwokerto, harga cabai merah besar juga melonjak dan mencapai Rp65 ribu per kg. Harga cabai merah besar meningkat akibat pasokan dari petani berkurang.

    "Dengan barang semakin sedikit, maka harga meningkat dari sebelumnya Rp60 ribu per kg. Saya belum tahu, apakah ke depan masih akan melonjak. Tetapi sepertinya dengan kemarau panjang, maka harga masih akan tinggi," ┬Łujar Sumini, 48, pedang cabai.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id