Pemprov Jateng Klaim Penduduk Miskin Berkurang

    Mustholih - 05 Oktober 2017 14:55 WIB
    Pemprov Jateng Klaim Penduduk Miskin Berkurang
    Ilustrasi: (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
    medcom.id, Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin. Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menyatakan, jumlah penduduk miskin di Jateng menjadi 4,45 juta jiwa per Maret 2017.

    "Mengalami penurunan sebanyak 43,03 ribu jiwa dibanding kemiskinan pada periode September 2016 sebanyak 4,45 juta jiwa," kata Heru di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 5 Oktober 2017.

    Bahkan, kata Heru, penurunan angka kemiskinan di Jateng lebih besar dibanding provinsi lain se-Jawa-Bali. Angka kemiskinan Jawa Tengah turun 0,18 persen, sedangkan Yogyakarta turun 0,08 persen, Jawa Timur turun 0,08 persen, dan Jawa Barat turun 0,06 persen. Kemiskinan di Ibu Kota Jakarta dan Banten bahkan mengalami peningkatan.

    "Sampai akhir tahun ini kemiskinan ditargetkan turun menjadi sebesar 11,30 - 10,83 persen," jelas Heru.

    Heru menyatakan, Pemprov Jateng melakukan upaya pengurangan kemiskinan dengan cara pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin, peningkatan pendapatan masyarakat miskin, serta pemberdayaan usaha ekonomi mirko, petani, dan nelayan.

    Turunnya angka kemiskinan ini diklaim berbanding lurus dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Heru memprediksi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 2017 bakal sesuai target yakni mencapai 5,4 - 5,9 persen. "Adapun laju inflasi Juli 2017 tercatat 3,71 persen lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 3,88 persen," tegas Heru.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id