Perempuan Paling Banyak Ajukan Cerai

    Dhana Kencana - 27 Januari 2016 20:16 WIB
    Perempuan Paling Banyak Ajukan Cerai
    Ilustrasi/Metrotvnews.com
    medcom.id, Semarang: Angka perceraian di Semarang, Jawa Tengah, masih tinggi. Dari data Pengadilan Agama (PA) kelas 1-A Semarang, selama 2015 jumlahnya mencapai 3.119 kasus perceraian dan telah diputuskan dalam sidang. 

    Dari angka tersebut, sebanyak 2.197 kasus merupakan perceraian yang diajukan oleh perempuan atau istri kepada suami. Sedangkan sisanya, sebanyak 922 kasus adalah perceraian talak yang diajukan laki-laki atau suami kepada istri. Dari data tersebut, perceraian tertinggi terjadi pada Agustus 2015 dengan jumlah kasus cerai oleh gugatan istri sebanyak 235 kasus dan talak oleh suami sebanyak 95 kasus.

    “Alasan perempuan mengajukan gugatan cerai karena suami dianggap tidak bertanggung jawab memberikan nafkah lahir kepada istri. Selain itu juga karena ada pihak ketiga hingga perselisihan perbedaan pendapatan antara istri dan suami,” kata Humas Pengadilan Agama (PA) Kelas 1-A Semarang, M Sukri, Rabu (27/1/2016).

    Sukri menambahkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga menjadi salah satu faktor pemicu gugatan cerai yang banyak diajukan perempuan. Sebab, KDRT menjadi puncak perselisihan antara suami dan istri.

    Meski tinggi, Pengadilan Agama tetap berusaha memberikan mediasi dalam setiap persidangan yang dihadiri pihak tergugat dan yang digugat. Meski demikian, tambah Sukri, tidak banyak yang berhasil berdamai dalam proses mediasi tersebut.



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id