27 WNA di Jepara Kantongi KTP Elektronik

    Rhobi Shani - 04 Maret 2019 11:48 WIB
    27 WNA di Jepara Kantongi KTP Elektronik
    Ilustrasi KTP. MI/Arya Manggala (Octavianus Dwi Sutrisno)
    Jepara: Sebanyak 27 warga negara asing (WNA) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sudah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). WNA yang memiliki KTP-el. Mereka memiliki KTP-el lantaran memiliki surat izin tinggal tetap dari Kementerian Hukum dan HAM.

    Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, Susetyo menyampaikan, masa berlaku KTP-el yang dimiliki WNA sesuai dengan masa izin tinggal tetap. Selain KTP-el, WNA yang memiliki surat izin tinggal tetap juga dapat memiliki Kartu Keluarga (KK).

    “Rata-rata WNA yang sudah mempunyai KTP-el mereka kepala keluarga. Di KK juga tertulis WNA,” terang Susetyo, Senin, 4 Maret 2019.

    WNA yang sudah memiliki KTP-el didominasi warga negara Pakistan dan Prancis. Dari 27, masing-masing empat orang warga negara Pakistan dan Prancis. Kemudian warga negara Amerika sebanyak tiga orang. Lalu, warga negara Korea Selatan dan India, masing-masing tiga dan dua orang.

    “Sisanya dari Australia, Belgia, Inggris, Belanda, Finlandia, Jerman, dan Filipina,” urai Susetyo.

    Ditambahkan Susetyo, WNA tersebut tinggal tetap di enam kecamatan di Bumi Kartini. Sebanyak 10 WNA tinggal tetap di wilayah Kecamatan Jepara Kota. Lainnya, sebanyak delapan WNA tinggal tetap di Kecamatan Tahunan. Kemudian di Kecamatan Batealit sebanyak lima WNA.

    “Di Kecamatan Keling ada dua dan di Kecamatan Karimunjawa dan Pakisaji masing-masing satu WNA,” terang Susetyo.

    WNA yang tinggal tetap di Kota Ukir didominasi jenis kelamin perempuan. Yaitu sebanyak 22 orang. Sementara, WNA laki-laki hanya lima orang.   

    KTP-el yang dimiliki WNA berfungsi sama dengan KTP-el yang dimiliki warga negara Indonesia. Itu seperti untuk pembuatan rekening bank, jual-beli, dan keperluan lainnya. Nomor Induk Keluarga (NIK) KTP-el WNA juga tersimpan di data base dan terintegrasi dengan instansi yang bekerjasama dengan Disdukcapil.

    “WNA boleh memiliki KTP karena memang sudah diatur undang-undang. Syarat pengurusannya sama yang penting memiliki surat izin tinggal tetap,” pungkas Susetyo.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id