Empat Orang Jadi Tersangka Pembakaran Bus

    Ahmad Mustaqim - 21 Maret 2019 17:40 WIB
    Empat Orang Jadi Tersangka Pembakaran Bus
    Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Anggaito Hadi Prabowo (tengah depan) menunjukkan barang bukti. Foto: medcom.id-Ahmad Mustaqim
    Yogyakarta: Polres Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan empat tersangka kasus pembakaran bus di Jalan Wates Km 7 Desa Balecatur, Kecamatan Gamping beberapa waktu lalu. Empat tersangka itu dianggap terlibat langsung dalam aksi perusakan. 

    Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sleman, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan empat tersangka itu yakni berinisial MRJ, 33; TW, 37; YS, 46; dan YTM, 44. Keempatnya merupakan warga Desa Balecatur. 

    "Mereka kita amankan terkait tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan atau perusakan terhadap orang atau barang, perusakan bus di Jalan Wates," kata Anggaito di Mapolres Sleman pada Kamis, 21 Maret 2019. 

    Baca: Polres Sleman Dalami Dugaan Provokasi Pembakaran Bus

    Ia mengatakan, mereka terlibat dalam perusakan bus dengan berbagai cara. Mulai dari melempar dengan batu, memukul pakai tongkat besi, hingga mencongkel pintu bagasi bus. 

    Menurut dia, para tersangka mengaku bertindak spontan melakukan perusakan. "Katanya karena temannya yang ditabrak bus. Tapi masih kami dalami," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Bantul ini. 

    Ia mengatakan, aparat masih memburu lima orang yang diduga terlibat dalam kasus yang sama. Kelima orang itu telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Sleman. 

    Anggaito meyakini tindakan perusakan dan pembakaran bus dilakukan tak hanya empat orang. Meskipun, empat tersangka yang telah dicokok berbelit-belit dalam memberikan keterangan. 

    "Empat orang (tersangka) mengaku hanya ikut merusak, tidak ikut membakar. Kita akan kejar DPO yang lain," kata dia. 

    Polisi juga belum mengetahui siapa terduga provokator dalam kasus itu. Ia berharap bisa mendapat informasi bantuan dari masyarakat di lokasi kejadian. 

    "Kami akan lindungi saksinya. Masyarakat yang tahu informasi ini silakan kasih ke kami," ujarnya. 

    Dari empat tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti batu dan pipa besi. Di sisi lain, para tersangka dijerat dengan pasal Pasal 170 atau Pasal 406 KUHP. 

    Bus Antar Jaya jurusan Solo- Purwokerto itu semula beriringan dengan pengendara sepeda motor dari arah barat di kawasan Jalan Wates KM 7 Desa Balecatur pada Rabu, 13 Maret 2019. Bus dengan nomor polisi AD 1644 CF itu kemudian menyenggol pengendara sepeda motor. Pengendara tersebut kemudian jatuh dengan mengalami luka di kepala dan kaki. 

    Korban yang bernama Wahyu Cahyono telah dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta setelah fasilitas di RS PKU Muhammadiyah Gamping dianggap belum memadai. 

    Sementara, pembakaran bus terjadi tak lama usai kecelakaan lalu lintas. Massa yang diperkirakan berjumlah puluhan itu kemudian menghentikan bus, memaksa turun penumpang, dan kemudian terjadi pembakaran. Kondisi bus pun hanya menyisakan rangka. 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id