Perusahaan di Jepara Diminta Waspada Dokumen IMTA Palsu

    Rhobi Shani - 31 Januari 2018 14:14 WIB
    Perusahaan di Jepara Diminta Waspada Dokumen IMTA Palsu
    Ilustrasi
    Jepara: Perusahaan di Kabupaten Jepara yang mempekerjakan orang asing diminta lebih berhati-hati terkait legalitas dokumen yang menjadi syarat bekerja. Banyak ditemukan kasus tenaga kerja asing berdokumen palsu.

    Kasie Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, Pelatihan Produktifitas pada Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Amrina Rosyida mengatakan kasus dokumen Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) palsu banyak ditemukan. Pada akhir 2017, IMTA palsu milik seorang tenaga kerja asing yang sudah bekerja di Jepara selama 10 tahun.

    "Tenaga kerja asing itu pun harus membayar denda senilai USD12 ribu. Baru-baru ini yang bersangkutan sudah kita mintai konfirmasi dan kita sarankan untuk mengurus IMTA baru. Namun, denda tetap harus dibayar," kata Amrina di Jepara, Jawa Tengah, Selasa, 30 Januari 2018.

    Menurut Amrina, penemuan kasus tersebut bermula dari kecurigaan pihak imigrasi. Tenaga kerja asing itu diketahui memegang Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap).

    Dokumen IMTA palsu didapatkan dari salah satu agen `nakal`. Tiap tahun, tenaga kerja asing tersebut melakukan perpanjangan IMTA di pusat melalui agen tersebut. Namun, uang perpanjangan tersebut masuk ke kantong agen karena sedari awal dokumen IMTA palsu.

    "Selain membayar denda, tenaga kerja asing itu rugi karena uang dengan nilai yang sama dibayarkan kepada agen nakal tersebut," ucap Amrina.

    Ditemukan pula kasus tenaga kerja asing yang bekerja dengan rangkap jabatan. Kasus ini terjadi di salah satu perusahaan di Batealit.

    Di dokumen tertulis bekerja sebagai marketing, namun di Jepara bekerja selayaknya direksi. Hal ini tidak diperbolehkan sebab yang bisa memiliki rangkap jabatan hanya untuk jajaran direksi, komisaris, atau setara jabatan tersebut.

    (NIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id