Bandara Internasional Yogyakarta Disimulasikan Selama Sepekan

    Ahmad Mustaqim - 21 April 2019 07:00 WIB
    Bandara Internasional Yogyakarta Disimulasikan Selama Sepekan
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Yogyakarta: PT Angkasa Pura I akan menyimulasikan penerbangan perdana Bandara Internasional Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang dibangun di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Rencana simulasi ini dijadwalkan sejak 20 hingga 26 April 2019 mendatang. 

    Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, simulasi ini dibutuhkan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo yang direncanakan dilakukan pada 29 April 2019 mendatang. "Hal ini mengingat tingginya trafik penerbangan di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah,” kata Faik di Yogyakarta, Sabtu, 20 April 2019. 

    Ia menjelaskan, rangkaian simulasi ini akan menguji sejumlah aspek. Di antaranya yakni, moda transportasi penunjang dari dan ke bandara hingga kelayakan infrastruktur penunjang pelayanan bandara.

    Rangkaian ini dimulai dengan kegiatan simulasi keamanan bandara oleh Komite Keamanan Bandara (Airport Security Committee) pada 20 April 2019, simulasi operasional lapangan (24 April 2019), dan evaluasi simulasi pengoperasian bandara (25 April 2019).  

    "Simulasi gabungan pengoperasian bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti transportasi darat, maskapai penerbangan, petugas imigrasi, dan lainnya dilakukan 26 April 2019," ujarnya. 

    Selain aspek di atas, nantinya juga akan dilaksanakan penilaian potensi gangguan dan risiko atau hazard identification and risk assesment (HIRA) oleh maskapai pada 22 April 2019. Kemudian, juga akan digelar rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta table top exercise operasi bandara sehari setelahnya.

    Terkait kesiapan moda transportasi pendukung, akan dilakukan uji coba pada 24 April 2019 bersamaan proses simulasi operasional. Transportasi tersebut itu antara lain bus Damri, taksi, kereta api, dan kendaraan pribadi. Simulasi aspek penunjang ini bertujuan untuk mengetahui waktu tempuh calon penumpang pesawat udara dari titik keberangkatan di Yogyakarta dan luar Yogyakarta menuju Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

    Lalu, pada 26 April 2019 akan disimulasikan pergerakan penumpang dari dalam dan luar kota hingga proses keberangkatan di terminal keberangkatan. Pada simulasi inilah infrastruktur dan layanan yang ada di bandara akan diuji. "Peserta simulasi akan melakukan proses check-in, pengurusan imigrasi, memasuki lounge keberangkatan, melalui garbarata, sampai masuk ke pesawat. Dalam simulasi gabungan 26 April 2019 juga akan dilakukan pendaratan pesawat," kata dia. 

    Saat ini progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pengoperasian penerbangan internasional pada akhir April 2019 nanti hampir tuntas 100 persen. Sementara progres proyek keseluruhan yang ditargetkan rampung akhir 2019 mencapai 47 persen.

    Faik menambahkan, slot penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih tinggi. Rencana pengalihan penerbangan internasional dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta akan bisa mengakomodasi permintaan yang tinggi itu. 

    "Aspek keselamatan juga dapat lebih terjamin karena panjang landas pacu Bandara Internasional Yogyakarta sepanjang 3.250 meter lebih panjang dari runway Bandara Adisutjipto," kata dia. 



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id