Pengacara Terduga Pemerkosa akan ke Lokasi KKN

Ahmad Mustaqim - 13 Januari 2019 11:22 wib
Ilustrasi Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/Mohammad Rizal.

Yogyakarta: Pengacara terduga pemerkosa mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), Tommy Susanto berencana pergi ke lokasi pelaksanaan KKN di Pulau Seram, Maluku. Kepergian Tommy ke Maluku dianggap penting.

"Ada wacana ingin ke Maluku. Meski tidak diizinkan oleh Polda (DIY), tapi itu hak saya untuk mengetahui dan mengumpulkan bukti-bukti. Melihat bagaimana pondokan di sana dan keterangan saksi di sana," kata Tommy saat dihubungi, Sabtu, 12 Januari 2019.

Baca: Mahasiswi UGM Korban Pemerkosaan Buat Laporan Resmi

Tommy menjelaskan, bukti yang hendak dikumpulkan tersebut untuk menguatkan posisi kliennya. Ia menilai, kliennya tak layak mendapatkan sanksi dari UGM.

"Klien saya seakan dikambinghitamkan atas perbuatan yang dilakukan berdua dalam satu ruangan. Saya menutut kepada UGM jangan memberikan hukuman kepada klien saya saja," ungkap Tommy.

Tommy menambahkan, korban berinisial N menginginkan perkara diselesaikan secara adil. Ia juga meminta kepada Polda DIY bisa melakukan gelar perkara secara terbuka.

"Ini agar yang berkepentingan bisa melihat dan menggunakan pakar hukum yang benar-benar mumpuni sehingga kita semua terlihat terang benderang," jelas Tommy.

Baca: Wisuda Terduga Pemerkosa Mahasiswi UGM Tunggu Konseling

Kasus dugaan pemerkosaan mahasiswa berinisial H terhadap mahasiswi berinisial N di Maluku pada 2017 masih dalam tahap penyidikan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY akan berangkat ke Maluku pada Senin, 14 Januari 2019.

Sebelum ini, korban menolak permintaan visum dari Polda DIY. Penalokan ini disampaikan pendamping korban dari lembaga Rifka Annisa Woman Crisis Centre.


(DEN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.