Dua Mahasiswa Tewas, UNS Perketat Regulasi KKN

    Pythag Kurniati - 27 Februari 2018 13:46 WIB
    Dua Mahasiswa Tewas, UNS Perketat Regulasi KKN
    Wakil rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Darsono. Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati
    Solo: Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan menggodok perubahan regulasi bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengetatan aturan ini menyusul tewasnya dua mahasiswa UNS Solo, Jawa Tengah, di Wakatobi.

    Beberapa mahasiswa memutuskan tetap tinggal tanpa izin untuk pelesiran di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi, usai merampungkan KKN. Saat snorkling, Aji Nurrohman dari Fakultas Pertanian dan Fadlan Akhyar dari Fakultas Teknik tewas dihantam ombak.

    "Perlu ada regulasi lebih ketat dengan kemungkinan penyimpangan oleh mahasiswa di luar jadwal dan lokasi KKN," ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Darsono, Selasa, 27 Februari 2018.

    Pengetatan regulasi dapat dilakukan dari sisi pengontrolan maupun pengembangan program. Dari perspektif pengontrolan, Darsono mengusulkan adanya penandatanganan kesepakatan.

    “Semacam pakta integritas mengenai tata tertib. Kalau perlu orang tua juga ikut menandatangani,” imbuh Darsono.

    Jika orang tua mengetahui tata tertib secara detail, mereka pun bisa mengontrol anak-anaknya. Misalnya, untuk mengontrol kegiatan dan jadwal kepulangan mahasiswa.

    Selama ini pengontrolan dilakukan oleh dosen pembimbing. Tak hanya itu, biasanya dibentuk koordinator mahasiswa (korma) baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten, pada masa KKN.

    UNS juga akan menilik prosedur pengembangan program KKN. Darsono mengatakan, tidak menutup kemungkinan pada KKN akan diberlakukan sistem seleksi. "Yang jelas tentu saja kami akan evaluasi regulasinya," tandas dia.

    (Baca: Dua Mahasiswa UNS Tewas Terseret Ombak di Wakatobi)

     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id