Tertangkap Tangan Status Kepala BPN Semarang Masih Saksi

    Mustholih - 06 Maret 2018 19:09 WIB
    Tertangkap Tangan Status Kepala BPN Semarang Masih Saksi
    ilustrasi (Metrotvnews.com)
    Semarang: Kejaksaan Negeri Kota Semarang belum menetapkan tersangka usai menangkap tangan sejumlah pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang. Mereka yang ditangkap masih berstatus saksi. 

    "Sampai saat ini kami belum menetapkan siapa tersangkanya," kata Kepala Kejari Kota Semarang, Dwi Samuji, dalam jumpa pers, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 6 Maret 2018.

    Kejari Kota Semarang berdalih masih memeriksa saksi untuk bisa menetapkan tersangka. Dwi mengaku telah mengirimkan surat pemanggilan untuk saksi yang dikira mengetahui dugaan kasus suap di BPN Semarang. 

    Baca: Kejaksaan Geledah Kantor Kepala BPN Kota Semarang

    "Tapi belum ada konfirmasi kapan (saksi) menghadiri panggilan tersebut," tegas Dwi. 

    Dwi mengaku masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Kepala BPN Kota Semarang Sriyono, Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Kota Semarang Windari Rochmawati dan dua pegawai honorer BPN, JImmy dan Fahmi, ditangkap dalam operasi tangkap tangan, pada Senin, 5 Maret 2018, oleh Kejari Kota Semarang. 

    Kala itu, jaksa tengah memantau dan kemudian memergoki seseorang sedang berupaya menyerahkan amplop ke Windari. Saat transaksi tersebut, jaksa segera lakukan penangkapan. 

    "Amplop itu berisi uang. dan dari laci yang bersangkutan juga ditemukan sejumlah uang. Total ada sembilan amplop dan satu bundel uang tanpa amplop," tutur Dwi.

    Dari amplop tersebut terdapat duit total Rp32,4 juta yang disita sebagai barang bukti. Sayangnya Dwi enggan mengungkap siapa penyuap tersebut. 

    "Kita masih harus lakukan pendalaman lagi," tegas Dwi.

    Baca: Kejari Akui Tangkap Kepala BPN Kota Semarang



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id