• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Polres Jepara Mulai 'Endus' SKTM Abal-abal

Rhobi Shani - 12 Juli 2018 14:34 wib
Calon siswa mengikuti pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru
Calon siswa mengikuti pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring (online) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri. Antara/Maulana Surya

Jepara: Mencuatnya kasus penggunaan surat keterangan miskin (SKTM) tidak sesuai peruntukan pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) ditindaklanjuti aparat kepolisian. Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Jepara, Jawa Tengah, sudah membentuk tim untuk melakukan proses penyelidikan.

"Sejak kemarin proses penyelidikan tim sudah mulai terjun. Besok akan ikut terjun langsung," ujar Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Budi Santoso, saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 12 Juli 2018.

Budi menyebut penyelidikan membutuhkan waktu sepekan. Pengguna SKTM yang tidak sesuai peruntukannya akan dijerat sesuai hukum.

Baca: Pengguna dan Penerbit SKTM Palsu Diancam 6 Tahun Penjara

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan pembuat SKTM jika tidak terbukti benar-benar miskin akan dijerat sesuai Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat atau Dokumen dengan ancaman pidana enam tahun.

Sanksi tegas bagi ASN

Ratusan pendaftar SMA yang menggunakan SKTM ada PPDB tahun ini. Setelah verifikasi, ditemukan sembilan pendaftar SMA menggunakan SKTM tidak sesuai peruntukan.

Informasi yang dihimpun Medcom.id, salah satu pengguna SKTM merupakan aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Kabupaten Jepara akan memberikan sanksi bagi ASN yang menggunakan SKTM untuk pendaftaran sekolah anaknya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Sholih mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan ada ASN yang menggunakan SKTM untuk pendaftaran sekolah. Jika terbukti ada, Pemkab Jepara akan memberikan sanksi teguran.

"Tolong kami diberi informasi nanti kami lacak. Sanksinya melihat porsinya, kalau semata-mata demi perjuangan anaknya agar diterima dan kalau anaknya sudah tidak diterima (didiskualifikasi, red) ya, minimal ditegur," kata Sholih.  

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jateng, jumlah daya tampung SMA se-Jateng yakni 113.325 dengan jumlah pendaftar 113.092. Jumlah peminat menggunakan SKTM yakni 62.456 dan setelah diverifikasi, tersisa 26.507. Sehingga masih ada kursi yang belum terisi untuk SMA.

Baca: Camat dan Kades Diminta Selektif Terbitkan SKTM


(SUR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.