Pabrik Air Kemasan Ilegal Digerebek

    Ahmad Mustaqim - 22 Maret 2018 15:07 WIB
    Pabrik Air Kemasan Ilegal Digerebek
    Penggerebekan pabrik air minum dalam kemasan tak berizin di Sleman. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)
    Sleman: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta bersama jajaran Subdit IV Ditreskrimsus Polda DIY menggerebek sebuah pabrik air minum dalam kemasan bernama PT Tirta Lancar Sejahtera di Jalan Pakem-Turi Km 0,5, Sempu, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY, Kamis, 22 Maret 2018. Polisi menyita puluhan ribu air minum dalam kemasan ilegal. 

    Kepala BBPOM Yogyakarta, Sandra MP Lintih, mengungkapkan instansinya sudah membina pemilik pabrik, namun diabaikan. Sedangkan izin operasi pabrik tersebut sudah habis sejak Juli 2016.   

    "Pemilik (pabrik) tak memiliki izin dan produknya tanpa izin edar," kata Sandra. 

    Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda DIY, Kompol Eko Basunando, menyatakan aparat akan mengusut lebih lanjut. Ia menilai produk yang beredar di pasaran harus ditarik kembali. 

    "Nanti akan ditarik sesuai hukum acara yang berlaku. (Produknya) ada kemasan gelas dan botol. Sementara pabrik ini hanya tempat produksi," ucapnya. 

    Pemilik pabrik terancam UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana paling lama dua tahun dan denda maksimal Rp4 miliar. Dari penggerebekan itu, disita 42.713 air minum dalam kemasan.

    Sementara itu, pemilik pabrik sampai saat ini belum berstatus tersangka. Eko menyebut polisi masih menunggu perkembangan penyidikan. Sedangkan, pihak PT Tirta Lancar Sejahtera pun tak bisa dikonfirmasi hingga kini. Tak ada satu pun karyawan PT Tirta Lancar Sejahtera yang mau memberikan keterangan. 

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id