Penggugat Cerai di Semarang Mayoritas Istri

    Budi Arista Romadhoni - 08 Februari 2019 11:52 WIB
    Penggugat Cerai di Semarang Mayoritas Istri
    Pengadilan Agama Kelas IA Kota Semarang Anis Fuad. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni
    Semarang: Perkara perceraian di Kota Semarang kian mengkhawatirkan. Terlebih, pihak istri menjadi penggugat terbanyak dalam dalam 10 tahun terakhir.

    Kepala Kantor Pengadilan Agama Kelas IA Kota Semarang Anis Fuad mengaku fenomena para istri yang menggugat cerai suaminya atas berbagai alasan meningkat tajam. Kota Semarang memiliki angka gugatan cerai dari pihak istri tertinggi ketiga di Jawa Tengah.

    Gugatan cerai yang diterima pihaknya sudah mencapai 345 perkara di Januari 2019 . Dari jumlah tersebut, sekitar 76,8 persen dilayangkan istri.

    "Artinya, gugatan yang diajukan istri lebih banyak ketimbang suami. Kemungkinan besar dipicu tanggung jawab yang kurang dari suaminya. Entah itu tanggung jawab materi, atau hubungan suami istri," kata dia saat ditemui di kantornya, Semarang, Jumat 8 Februari 2019.

    Peringkat pertama diduduki Kabupaten Cilacap dan Brebes yang masing-masing memiliki angka gugatan cerai yang diajukan pihak istri. Kedua  yaitu mencapai rata-rata 8.000 perkara.

    "Saya agak kaget Kota Semarang yang notabene berada di perkotaan kok tinggi sekali angka cerainya, ketimbang kabupaten lainnya," katanya

    Pendidikan tinggi warga Kota Semarang tidak menjamin hubungan perkawinan langgeng. Dia menyebut warga lebih mengedepankan emosi ketimbang nalar saat cekcok.

    Kemudian, istri di era sekarang sudah melek hukum, paham akan keterbukaan informasi dan kesetaraan gender.

    "Kondisi ini berbeda dengan dulu, banyak istri yang masih patuh terhadap suaminya, dan menganggap tabu sebuah perceraian maupun takut melanggar norma-norma agama," bebernya.


     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id