• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 16 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.144.868.902

Guru Honorer dan Dinas Pendidikan Tunggu Kepastian Pusat

Pythag Kurniati - 13 Februari 2018 21:09 wib
Suranti saat mengajar di SDN Kalangan 184, Jagalan,
Suranti saat mengajar di SDN Kalangan 184, Jagalan, Solo.Medcom.id/Pythag

Solo: Suranti, 40, menjadi salah satu dari ratusan guru honorer yang mengabdi di Kota Solo, Jawa Tengah. Tanggung jawab mendidik generasi muda menjadi satu-satunya kekuatan Suranti di tengah beratnya perjuangan menjadi seorang guru honorer.

"Awal saya masuk hanya digaji Rp150 ribu perbulan. Sekarang Rp400 ribu perbulan. Kalau dihitung ya tidak akan pernah cukup," ungkap Suranti kepada wartawan saat ditemui di SDN Kalangan 184, Jagalan, Solo, Selasa, 13 Februari 2018.

Hingga saat ini, Suranti telah tujuh tahun bekerja sebagai guru honorer. Ia kini mengajar di kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, Suranti melakukan pekerjaan-pekerjaan tambahan. Ia pernah menjadi penjaga toko. Pekerjaan itu selalu dilakukan sepulang mengajar di sekolah.

"Pulang dari sini, kerja lagi di toko sampai pukul 20.00 WIB. Pagi sebelum pukul 07.00 WIB sudah berangkat lagi ke sekolah," paparnya.

Baca: Pemerintah akan Angkat Puluhan Ribu Guru Honorer

Namun belakangan, ia bekerja sampingan sebagai guru les di sebuah lembaga bimbingan belajar sepulang sekolah. Hasilnya hanya cukup digunakan untuk menutup kebutuhuan harian.



Disinggung mengenai rencana pemerintah mengangkat puluhan ribu guru honorer, Suranti mengaku telah mengetahui. Namun demikian masih banyak pertanyaan berkecamuk di pikirannya mengenai rencana pemerintah tersebut.

"Apa semua honorer yang akan diangkat, apa ada masa bakti minimal berapa tahun untuk diangkat, masih banyak pertanyaan," kata dia. Meski begitu, Suranti mengaku akan sangat bersyukur jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan oleh pemerintah.

"Saya sangat berharap, kami masih menunggu pusat. Karena kan beban kerja kami sama dengan yang PNS, bahkan mungkin lebih banyak," tutur Suranti.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati menerangkan, ada 128 guru honorer yang tersebar di Kota Solo. Rinciannya 95 orang tersebar di Sekolah Dasar, 21 di jenjang SMP dan sisanya mengabdi di SMA.

Terkait rencana pemerintah mengangkat guru honorer menjadi PNS, Etty belum bisa berkomentar banyak. "Kami masih menunggu regulasinya," pungkas dia.




(ALB)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.