• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 inflasi  

Inflasi di Jateng Diprediksi Meningkat

Budi Arista Romadhoni - 06 Desember 2018 20:04 wib
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Hamid Ponco
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Hamid Ponco Wibowo, Medcom.id - Budi Arista

Semarang: Laju inflasi di Jawa Tengah hingga akhir tahun 2018 diperkirakan mencapai sebesar 3,5 persen. Pada November 2018, inflasi Jateng mencapai 0,24 persen dengan penyumbangnya komoditas bawang merah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Hamid Ponco Wibowo mengatakan inflasi akhir tahun akan lebih tinggi bila dibanding November kemarin. Secara kumulatif, Januari-November 2018 laju inflasinya sebesar 2,37 persen atau 3,10 persen year on year.

"Kami optimistis bahwa inflasi masih dalam range 3,5 persen plus minus satu persen. Jadi, Insya Allah kita bisa maintance sesuai dengan target yang kita tetapkan," kata Hamid di Semarang, Kamis 6 Desember 2018. 

Hamid menjelaskan, meningkatnya inflasi pada bulan Desember 2018 akibat meningkatnya kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal. Selain itu, angkutan udara juga bakal memyumbang inflasi. 

"Untuk Desember tentu ada inflasi, karena ada liburan hari keagamaan. Tetapi overall, masih dalam target yang ditentukan. Ada kemungkinan inflasinya di atas November ya, karena yang memengaruhi itu tiket angkutan udara," ujarnya. 

Lebih lanjut lagi, ia menjelaskan, pada tahun 2019 laju inflasi juga diperkirakan masih sama dengan 2018. Yakni 3,5 persen plus minus satu persen, mengikuti laju inflasi nasional.

"Inflasi nasional masih menjadi barometer. Itu seiring dengan terjaganya tekanan harga dari sisi permintaan, ekspektasi inflasi, stabilnya nilai tukar Rupiah dan administered prices," ujarnya.

Menurutnya, prospek ekonomi Indonesia dan Jateng akan meningkat di tahun depan. Sehingga, diproyeksikan kondisi perekonomian Jateng akan tumbuh lebih tinggi antara 5,3 hingga 5,7 persen di tahun 2019.

"Percepatan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah itu salah satunya dipengaruhi konsumsi masyarakat, dan investasi yang tetap kuat di tahun depan," bebernya. 






(RRN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.