Revitalisasi Taman Lalu Lintas Dimulai

    Nurbany - 13 Februari 2016 18:40 WIB
    Revitalisasi Taman Lalu Lintas Dimulai
    Wali kota Bandung Ridwan Kamil saat melakukan groundbreaking revitalisasi Taman Lalu Lintas di Jalan Belitung, Kota bandung. Foto: Metrotvnews.com/Nurbany
    medcom.id, Bandung: Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (Emil), melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) revitalisasi Taman Lalu Lintas. Setelah revitalisasi, Emil yakin Taman Lalu Lintas akan menjadi destinasi taman paling keren.

    Revitalisasi ditarget selesai enam hingga sembilan bulan. "Target saya selesai tahun ini. Kalau bisa sebelum ulang tahun Kota Bandung sudah rampung," ujar Emil, di Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, Jalan Belitung, Sabtu (13/2/2016).

    Emil menuturkan konsep revitalisasi Taman Lalu Lintas terbagi dalam tiga zona, yakni zona perkotaan, zona pegunungan, dan zona air. Ketiga zona ini dianggap mewakili karakter kontur tanah Kota Bandung.

    Selama revitalisasi, warga masih bisa berkunjung ke Taman Lalu Lintas karena zonanya akan ditutup secara bertahap. "Tidak akan ditutup total, jadi nanti pengerjaan dimulai dari zona perkotaan," ucap Emil.

    Luas masing-masing zona berbeda. Zona perkotaan akan menjadi yang terbesar karena dibangun di lahan seluas 1,5 hektare. "Zona pegunungan luasnya 1 hektare dan zona air luasnya 5.000 meter," kata Emil.

    Terkait pemeliharaan taman setelah revitalisasi, Emil menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga, yakni Toyota dan Yayasan Taman Lalu Lintas. Ia mengatakan Pemkot Bandung sebagai pemilik aset hanya mengurusi perihal administrasi.

    Sementara itu, Vice President Toyota Astra, Henry Tanoto, mengatakan sumbangan Rp9 miliar untuk revitalisasi Taman Lalu Lintas merupakan kontribusi Toyota dalam pembangunan melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

    Henry menilai Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri. "Pak Wali juga sangat antusias dan mendorong perbaikan yang berhubungan dengan masalah lingkungan. Apalagi dalam urusan revitalisasi taman tematik," ucap Henry.

    Ia mengaku akan membuka kesempatan kerja sama lainnya dengan Pemkot Bandung. "Kerja sama tidak berhenti sampai di sini. Kita selalu terbuka untuk Kota Bandung," kata Henry.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id