Dibekingi Preman, Lurah Saritem Takut Tutup Lokalisasi

    Roni Kurniawan - 21 Mei 2015 16:01 WIB
    Dibekingi Preman, Lurah Saritem Takut Tutup Lokalisasi
    Kampanye anti prostitusi di Solo. Foto: Antara/Maulana Surya
    medcom.id, Bandung: Bergeliat kembali kawasan Saritem, Kota Bandung, sebagai sarang prostitusi sudah menjadi rahasia umum.

    Pihak kelurahan mengaku sudah mengetahui aktivitas di sana. Namun, Lurah Kebon Jeruk Cecep Rusmanan mengaku tak berani menghentikan aktivitas itu karena dibekingi preman.

    "Kita semua di sini enggak berani," kata Cecep, kepada Metrotvnews.com, ditemui di kantornya, Kamis (21/5/2015).

    Dia bersyukur Polrestabes Bandung merazia lokalisasi itu semalam. "Alhamdulillah, kalau saya sih sangat mendukung adanya razia ini. Karena, jujur saja, kita juga enggak punya tenaga buat menertibkan lokalisasi itu," keluh Cecep.

    Cecep mengatakan mayoritas pekerja seks komersial yang terjaring dalam razia semalam bukan warga asli Kelurahan Kebon Jeruk. Sebanyak 169 PSK yang terjaring dan dibawa ke Mapolrestabes Bandung merupakan warga luar Kota Bandung.

    "Saya punya data akurat warga saya di Kelurahan Kebon Jeruk. Tidak ada warga saya yang ikut digiring tadi malam. Bahkan, PSK di sana (Saritem) mayoritas bukan warga sini. Mereka pendatang dari kota lain," ujar Cecep.

    Keberadaan Saritem di Kelurahan Kebon Jeruk membuat Cecep dijuluki 'lurah Saritem'. Sebutan itu pun kerap dilontarkan para Lurah lainnya ketika bertemu di suatu kesempatan.

    "Saya pernah disapa 'Hei, lurah Saritem!'. Awalnya saya tersinggung, bahkan saya sempat marah sama orang itu. Tapi, lama-kelamaan saya jadi kebal karena sudah biasa. Itu malahan jadi sindiran buat saya," tuturnya.

    Ia mendukung kepolisian merazia kawasan administrasinya. Ia berharap razia bisa membuat kawasan Saritem bebas dari sarang prostitusi.

    Semalam, satuan kepolisian Polrestabes Kota Bandung merazia PSK di kawasan Saritem yang terletak di RW 09 Jalan Gardu Jati, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat. Razia dilakukan pukul 20.00 hingga pukul 23.00.
     



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id