Pemerintah Diminta Segera Tetapkan Harga Garam

    Ahmad Rofahan - 04 Juli 2019 15:28 WIB
    Pemerintah Diminta Segera Tetapkan Harga Garam
    Petani di Desa Rawaurip Kec Pangenan Kab Cirebon, saat menimbang garam. Foto: Medcom.id
    Cirebon: Petani garam di Cirebon, Jawa Barat, mendesak pemerintah segera menetapkan standarisasi harga garam. Desakan muncul karena anjloknya harga garam petani saat ini.

    Harga garam petani di Kabupaten Cirebon mulai Rp300-350 per kilogram. Harga tersebut sangat jauh ketimbang harga garam pada musim panen sebelumnya, yakni Rp500-2.500 per kilogram.

    "Tahun kemarin, saat awal panen dihargai Rp2.500 per kilogram. Kalau saat panen raya, hanya dihargai Rp500 per kilogram," ujar Ismail, salah satu petani garam, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis 4 Juli 2019.

    Ismail menilai harga garam petani sangat rendah dan kurang berpihak saat ini. Dia mengatakan standar harga garam yang layak ialah Rp1.000 per kilogram.

    Dia meminta pemerintah menetapkan standarisasi harga garam agar tidak merugi. Ismail menerangkan harga Rp350 per kilogram tidak menutup biaya operasional petani.

    "Akibatnya, banyak petani yang malas menggarap ladang garamnya," ungkapnya.

    Yani, petani garam lainnya, mengaku harga garam saat ini sangat tidak berpihak. Jika setiap kilogram garam petani hanya dihargai Rp350, maka setiap satu karung 50 kg hanya senilai Rp17.500. Jumlah tersebut belum dikurangi dengan ongkos angkut.

    "Ongkos angkut setiap karungnya Rp5.000," kata Yani.

    Yani setuju, jika pemerintah segera menerapkan standar harga garam Rp1.000 per kilogram. Karena harga Rp1.000 per kilogram sesuai dengan minimal biaya yang dikeluarkan petani.

    "Standarnya memang Rp.1000, biar petani tidak rugi," ujarnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id