Warga Gelar Tenda di Masjid Raya Habiburrahman Menjelang Iktikaf

    Roni Kurniawan - 25 Mei 2019 13:41 WIB
    Warga Gelar Tenda di Masjid Raya Habiburrahman Menjelang Iktikaf
    Sejumlah warga mulai mendirikan tenda di Masjid Raya Habiburrahman, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu, 25 Mei 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
    Bandung: Memasuki hari ke-20 Ramadan 1440 Hijriah, sejumlah tenda mulai berdiri di Masjid Raya Habiburrahman, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu, 25 Mei 2019. Tenda tersebut didirikan guna melaksanakan ibadah bermukim di Masjid atau disebut iktikaf.

    Berdasarkan pantauan Medcom.id, sejumlah masyarakat mulai mendirikam tenda dengan berbagai ukuran di halaman gedung serbaguna masjid tersebut. Mereka terlihat bersemangat saling membahu mendirikan tenda untuk bermukim selama kurang lebih 10 hari di Masjid.

    Ketua Ramadan Masjid Habiburrahman Satya Krisnawan mengatakan hari ini persiapan tenda mulai dilakukan oleh masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah iktikaf di Masjid tersebut. Bahkan diakuinya, sebanyak 250 orang telah mendaftar untuk mendirikan tenda.

    "Yang pakai tenda sampai sekarang sudah daftar ada sekitar 250-an. Itu kan bagi yang mau mukim (menginap), biar enggak rebutan makanya harus daftar," kata Satya saat dihubungi.

    Satya mengaku, pihak Majis pun menyediakan tempat bermukim bagi masyarakat yang membawa keluarga untuk iktikaf berupa kavling. Pasalnya berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, tak sedikit jemaah satu keluarga mengikuti ibadah tersebut.

    "Dikasih kavling bagi yang mau mukim sama keluarga. Jadi khasnya masjid Habiburrahman untuk iktikaf jamaah bermukim, kalau sama keluarga lebih bisa berkonsentrasi, khusyuk enggak jauh dari keluarga," jelas Satya.

    Satya menuturkan yang mengikuti kegiatan tersebut tak hanya warga Bandung, melainkan dari beberapa daerah seperti Jakarta, Makasar, Batam bahkan dari Malaysia. Hal itu karena informasi kegiayan iktikaf di Masjid tersebut beredar sangat luas dan cepat sehingga menarik masyarakat lainnya untuk melaksanakan ibadah bersama di bulan Ramadan.

    "Dari daerah di Jawa Barat, terus juga luar provinsi ada. Karena infonya tersebar kemana-mana, minat iktikaf di masjid kami semakin tinggi. Jadi mesti kewalahan bagi yang mukim, jamaah iktikaf langsung datang enggak usah daftar," pungkas Satya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id