Kabupaten Tangerang Dinilai Rawan Politik Uang

    Hendrik Simorangkir - 19 Maret 2019 18:55 WIB
    Kabupaten Tangerang Dinilai Rawan Politik Uang
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Tangerang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menggelar deklarasi pemilu aman, lancar dan damai dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Polresta Tangerang, Kodim 05/010 dan Bawaslu.

    Deklarasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan salah satunya money politic atau politik uang saat berlangsungnya pemilu mendatang. 

    "Potensi kerawanan dalam berbagai segala kemungkinan pasti akan ada. Kami secara spesifik tidak melakukan pemetaan wilayah yang rawan terhadap money politic, tapi untuk di Kabupaten Tangerang itu berpotensi rawan," ujar Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin, Selasa, 19 Maret 2019.

    Ali menjelaskan, menyukseskan Pemilu 2019 bukan semata mata menjadi tanggung jawab pihaknya sepenuhnya. Ia meminta, seluruh lapisan masyarakat turut menjaganya.

    "Menyukseskan Pemilu 2019 merupakan tanggung jawab kita bersama, oleh karena itu pada hari ini kita bersama-sama komitmen untuk menciptakan deklarasi pemilu bersih, damai dan aman," jelas Ali.

    Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap deklarasi ini menciptakan komitmen bersama untuk menyukseskan Pemilu 2019.

    "Potensi money politic itu kemungkinan ada, oleh karena itu deklarasi ini untuk menjalin komitmen bersama menyukseskan Pemilu 2019 guna untuk meminimalisir potensi tersebut," jelas Zaki.

    Zaki mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang agar menjaga keamanan dan ketertiban. Kemudian untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral. 

    "Kami sudah tegaskan berkali-kali baik di apel maupun pertemuan, ASN harus netral," tegas Zaki.

    Sementara, Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, pihaknya akan membentuk satuan petugas (Satgas) Operasi Tangkap Tangan (OTT) money politic. Fokus Satgas adalah melakukan OTT kepada pihak-pihak yang melakukan suap dalam penyelenggaraan pemilu.

    "Saya tidak bermaksud melarang saudara untuk bershodaqoh, tetapi kalau mau shodaqoh baiknya sekarang-sekarang ini jangan pas malem menjelang pemilu, apapun dalihnya kami akan tindak tegas," kata Sabilul.

    Menurut Sabilul, dalam tahap pembentukan Satgas akan melibatkan TNI dan Satpol PP. Sehingga diharapkan anggota satgas berkompeten dalam memberantas suap dalam penyelenggaraan pemilu. "Itu (pembentukan satgas) akan kami ajak Kodim dan Satpol PP," pungkas Sabilul.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id