Buni Yani Menolak Dieksekusi

    Octavianus Dwi Sutrisno - 01 Februari 2019 11:59 WIB
    Buni Yani Menolak Dieksekusi
    Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Buni Yani di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11). ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra.
    Depok: Eksekusi proses hukum Kejaksaan Negeri Kota Depok terhadap Buni Yani yang rencananya akan dilakukan hari ini terancam batal. Kuasa hukum terdakwa kasus ujaran kebencian tersebut memastikan Buni tidak akan datang ke Kejaksaan.

    Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian mengatakan, pihaknya telah mengajukan penangguhan eksekusi.

    "Kelihatannya enggak (datang), karena kemarin jam satu siang kami sudah mengirimkan surat penangguhan eksekusi jadi kita nunggu respon aja dari Kejari," ucap Aldwin saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 1 Februari 2019.

    Baca: Buni Yani Janji Kooperatif bila Dieksekusi

    Namun, Aldwin mengaku hingga saat ini belum mendapatkan respon dari Kejaksaan Negeri Kota Depok perihal pengajuan surat penangguhan tersebut.

    "Kita akan tunggu,surat pesnangguhan eksekusinya dari Kejari ya," jelas Aldwin.

    Pantauan Medcom.id hingga pukul 11.32 WIB, tidak terlihat kedatangan Buni Yani di Kejaksaan Negeri Kota Depok.

    Sebelumnya diketahui, MA menolak perbaikan kasasi yang diajukan Buni Yani dengan nomor berkas perkara W11.U1/2226/HN.02.02/IV/2018 pada 26 November 2018. Namun, hingga kini, Buni Yani belum juga dieksekusi pihak kejaksaan setelah divonis 1, 5 tahun penjara di Pengadilan Negeri Kota Depok.

    Kasus tersebut berawal saat Buni Yani mengedit video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Kasus itu bergulir saat Ahok masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id