Rutan Kebon Waru Akui Masih Lemah Memberantas Peredaran Ponsel

    P Aditya Prakasa - 31 Januari 2019 15:57 WIB
    Rutan Kebon Waru Akui Masih Lemah Memberantas Peredaran Ponsel
    ilustrasi Medcom.id
    Bandung: Kepala Pengamanan Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru Bandung Alvantino mengakui masih ada kelemahan untuk menghentikan masuknya telepon selular (ponsel) dari luar. Namun sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pihaknya tetap melakukan razia setiap pekan.

    Seperti diketahui, seorang kurir membawa ganja seberat 1,5 ton dan ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bogor, Rabu 30 Januari 2019 lalu. Pengiriman ganja tersebut diketahui telah dikendalikan oleh salah seorang napi di Rutan Kebon Waru Bandung bernama Suparman

    "Masih ada kelemahan kami karena ada ribuan penghuni di sini. Tapi SOP razia satu minggu empat kali kita lakukan," kata Alvantino saat dihubungi, Kamis 31 Januari 2019.

    Selain razia di dalam Rutan, petugas Rutan Kebon Waru Bandung juga tetap memperketat pemeriksaan terhadap para pengunjung. Pihaknya juga mendukung langkah BNN maupun Polri untuk memberantas pengendalian peredaran narkoba di dalam Rutan.

    Saat ini, kata dia, BNN berkerjasama dengan Rutan Kebon Waru Bandung untuk melakukan pendalaman mengenai kasus tersebut.

    "Mereka pun mengucapkan terimakasih, atas gerak cepat dari kami, untuk mendapatkan ponsel tersebut," ucap dia.




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id