• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Petugas Sempat Bohong Ihwal Penangkapan Teroris di Cirebon

Ahmad Rofahan - 12 Juli 2018 15:43 wib
ilustrasi. (Medcom.id)
ilustrasi. (Medcom.id)

Cirebon: Sehari sebelum terjadinya penggerebekan terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat, Ketua Rukun Warga 18, Perumahan Tampomas,  Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Sartono, sempat ditemui salah satu petugas kepolisian yang mengaku dari Polda Jawa Barat.

Kedatangan polisi untuk meminta izin kepada Sartono, terkait rencana penggerebekan di wilayahnya. Namun saat itu, polisi mengatakan akan menggerebek bandar narkoba.

"Petugas ngomongnya mau ada penangkapan bandar narkoba,” kata Sartono di Cirebon, Kamis, 12 Juli 2018.

Dia mengingat, petugas kala itu mengatakan sedang mengintai dan menunggu pelaku yang akan menjemput narkoba di Pelabuhan Cirebon.

“Katanya, narkobanya ada di Pelabuhan. Jadi nanti setelah pelaku ditangkap, sekaligus olah TKP di Pelabuhan,” ujar Sartono.

Baca: Terduga Teroris di Cirebon Menumpang Tinggal

Mendengar informasi tersebut, Sartono mempersilakan petugas untuk mengintai. Sampai akhirnya, ia dikejutkan informasi adanya penggerebekan teroris di wilayahnya.

Sartono mengaku terkejut. Pasalnya, ia mengira bahwa penggerebekan yang akan dilakukan adalah kasus narkoba. "Ternyata penggerebekannya teroris,” ucapnya.
 
Mengetahui adanya penggerebekan narkoba. Sartono kembali didatangi petugas yang pertama menemuinya. Saat itu, petugas  meminta maaf karena berbohong perihal penggerebekan tersebut.

"Petugas minta maaf, karena sebelumnya dia bilang mau ada penggerebekan bandar narkoba. Ternyata teroris,” tandasnya.

Baca: Kapolresta Cirebon tak Tahu Penangkapan Teroris


(LDS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.