Pedagang Pasar Kosambi Nekat Selamatkan Dagangan

    Roni Kurniawan - 20 Mei 2019 09:51 WIB
    Pedagang Pasar Kosambi Nekat Selamatkan Dagangan
    Pedagang nekat menyelamatkan dagangan yang tersisa walau petugas masih melakukan pendinginan kebakaran di Pasar Kosambi, Kota Bandung. Medcom.id/Roni Kurniawan
    Bandung: Asap hitam pekat masih mengepul dari setiap pintu serta lorong Pasar Kosambi Bandung, Senin 20 Mei 2019. Namun, sejumlah pedagang nekat mengamankan barang yang masih tersisa dari amukan si jago merah.

    Berdasarkan pantauan Medcom.id, pegadang di kios basar di belakang pasar saling bergantian masuk ke dalam untuk mengambil barang yang tersisa. Barang dikeluarkan estafet satu persatu.

    Mayoritas barang tersebut merupakan dagangan basah khas Ramadan seperti cengkaleng serta pisang untuk bahan kolak. "Iya ngambil yang masih bisa diambil aja. Karena ini mah dagangan basah," ujar Maman, salah seorang pedagang di Pasar Kosambi Bandung.

    Lapak yang biasa digunakan untuk berjualan hanya tersiram air di saat petugas dari Dinas Kebakaran dan Penangulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menyekat pergerakan api.

    Dengan menggunakan masker guna menutup mulutnya, Maman terlihat kelelahan karena kepulan asap hitam. Beberapa barang dagangan Maman berhasil dikeluarkan untuk dijual.

    "Ini cangkaleng mah masih utuh, karena kan direndam di dalam air. Jadi bisa dijual lagi," sambungnya.

    Baca: Api Kembali Menyala di Pasar Kosambi

    Hal senada pun diungkapkan Wandi, pedagang bumbu masakan di pasar itu. Sebagian besar barang dagangan Wandi telah hangus terbakar. Hanya tersisa beberapa toples yang berisikan bumbu.

    "Lumayan lah kang, masih ada sedikit yang bisa diambil. Kebanyakan mah udah tutung (gosong)," keluh Wandi ditempat yang sama.

    Petugas Diskar PB Kota Bandung masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung Sihar Pandapotan Sitinjak memprediksi pendinginan akan berlangsung hingga esok, Selasa 21 Mei 2019.

    "Kemungkinan sampai tiga hari (Selasa) proses pendinginan dilakukan," pungkas Sihar.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id