Kantor Imigrasi Depok Deportasi 16 WNA Bermasalah

    Octavianus Dwi Sutrisno - 28 Agustus 2018 17:51 WIB
    Kantor Imigrasi Depok Deportasi 16 WNA Bermasalah
    Ilustrasi
    Depok: Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Depok mendeportasi 16 Warga Negara Asing (WNA) karena penyalahgunaan izin tinggal.

    Kepala Kanim II Depok Dadan Gunawan mengatakan, belasan WNA tersebut berasal dari berbagai negara. 

    "16 orang WNA ini, terdata sejak Bulan Januari hingga Agustus 2018, mereka terjaring dalam operasi terpadu," kata Dadan saat dihubungi, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Dadan menjelaskan, dari hasil identifikasi pihak Imigrasi Kota Depok, mereka yang dideportasi berasal dari negara Kongo, Korea Selatan, Belanda, Brazil, Nigeria, Amerika, Mesir, Guinea Bissau, Yaman, Spanyol, Inggris, dan Jepang.

    "Paling banyak dari Korea Selatan, ada tiga orang yang kita deportasi," jelas Dadan.

    Dadan kembali mengatakan, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terhadap orang asing dan memberikan tindakan tegas bagi WNA yang melanggar aturan keimigrasian.

    Saat ditanya mengenai penerbitan surat izin tinggal bagi WNA, Dadan menerangkan, pihaknya telah menerbitkan sekitar 1.331 surat di antaranya 142 perpanjang visa on arrival, 377 perpanjangan izin kunjungan, 35 alih status izin kunjungan ke KITAS, dan 302 penerbitan KITAS baru.

    "Izin tinggal yang terbanyak berdasarkan warga negara yakni di urutan pertama Korea Selatan, kedua Jepang, kemudian India, Australia dan terakhir Malaysia," beber Dadan.

    Dadan menegaskan, penerbitan izin tinggal bagi WNA tersebut rata-rata bertujuan untuk pendidikan, bekerja, keluarga, anak, suami, istri pengikut TKA (Tenaga Kerja Asing) dan agama.

    "Atau dalam rangka misionaris keagamaan, misalnya ada ulama dari Arab hendak melakukan ceramah di Depok, misalnya," pungkas Dadan.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id