• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Caleg di Jabar Banyak Langgar Aturan

Bayu Anggoro - 11 Oktober 2018 19:20 wib
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bandung: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mencatat banyak pelanggaran yang dilakukan calon anggota legislatif dan partai politik sejak masa kampanye Pemilu Legislatif 2019 bergulir. Bahkan, pelanggaran tersebut terjadi di hampir seluruh daerah pemilihan di Jawa Barat.

Pelanggaran didominasi oleh pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang tidak sesuai ketentuan. Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Barat Abdullah menilai, banyak peserta pemilu, baik caleg maupun parpol yang melakukan pelanggaran yang didominasi APK.

Dari sekian banyak pelanggaran yang dilakukan caleg, beberapa di antaranya bahkan sudah masuk tahap penyelidikan. "Pelanggaran yang dilakukan umumnya memasang APK di tempat yang bukan peruntukannya. Selain itu, spesifikasi, seperti ukurannya banyak yang menyalahi aturan," katanya di Bandung, Kamis 11 Oktober 2018.

Meski begitu, Abdullah mengakui, pelanggaran tersebut bisa jadi dilakukan karena ketidaktahuan caleg atau parpol karena tidak sampainya sosialisasi yang dilakukan pihak penyelenggara. "Tapi, bisa juga memang disengaja. Oleh karena itu, kami berupaya untuk menekan pelanggaran itu," katanya.

Abdullah mengatakan, pihaknya akan terus menggelar sosialisasi kepada peserta Pemilu Legislatif 2019, termasuk seluruh elemen masyarakat terkait substansi penyelenggaraan. Pasalnya, masih banyak potensi pelanggaran yang dapat terjadi di tengah kontestasi yang ketat.

Dia mencontohkan, potensi pelanggaran lainnya, seperti tim kampanye yang diisi oleh pejabat pemerintah, aparatur sipil negara (ASN), TNI atau Polri, termasuk potensi penggunaan fasilitas publik, sarana pendidikan, hingga sarana ibadah. 

"Sesuai mandat UU Pasal 280, ada tempat-tempat yang dilarang digunakan untuk kampanye. Peserta pemilu harus ikut aturan. Mereka harus membangun keterpilihan dengan cara yang fair. Kami, Bawaslu akan terus melakukan sosialisasi," katanya.

Saat disinggung mengenai jumlah pelanggaran yang sudah terjadi selama tahapan kampanye, Abdullah mengaku belum memiliki data yang pasti.

"Belum direkap, tapi pokoknya cukup banyak dan terjadi di beberapa daerah," katanya. 


(ALB)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.