Juwerih Minta Presiden Selamatkan Ibunya di Arab Saudi

Ahmad Rofahan - 12 Januari 2019 11:37 wib
Juwerih (tidak berkerudung) bersama kakak kandung ibunya,
Juwerih (tidak berkerudung) bersama kakak kandung ibunya, memegang foto Wastini. Istimewa/Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI)

Indramayu: Juwerih, 28, warga Desa Gadingan, Sliyeg, Indramayu, Jawa Barat, berharap bantuan Presiden Joko Widodo untuk memulangkan ibunya. Wastini, ibu Juwerih, disebut ditahan majikannya selama 21 tahun di Arab Saudi.

Wastini bin Tasir Alwi menjadi Pekerja Migran Indonesia sejak 1998 sebagai asisten rumah tangga (ART). Saat sang ibu terbang, Juwerih masih berumur 7 tahun.

"Sekarang, saya sudah punya anak satu," ujar Juwerih, Sabtu, 12 Januari 2018.

Menurut Juwerih, ibunya berangkat menjadi pada 10 Oktober 1998 lewat PT Firhada Jaya Labour Supplier yang berkantor di Jakarta. Dia disalurkan agen tenaga Arab Saudi bernama Al - Dulijan Manpower Supply Agency.

"Di Saudi ibu bekerja pada majikan bernama Gosim Hamada Al-Paras, alamat rumahnya berdasarkan di amplop surat di Domat, Al Jadal, Firesta, Al Jouf, KSA," ujarnya.

Ibunya baru satu kali mengirimkan surat pada 2008. Pada tahun yang sama, ibunya juga sempat berkomunikasi lewat telpon. Dari pembicaraan tersebut, diketahui bahwa Wastini mendapatkan perlakuan tidak baik dari majikannyan.

"Ibu mengadu mau pulang, tapi tidak diizinkan. Trus dia juga dibentak-bentak karena ketahuan menelpon," ujar Juwerih.

Juwerih berharap, pemerintah indonesia bisa segera membantu kepulangan ibunya dengan memberikan segala hak yang harus diterimanya selama bekerja.

"Saya berharap bantuan dari Pak Jokowi, untuk bisa memulangkan ibu saya," kata Juwerih.

Tim Advokasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Dasiwan menybut, pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan dari keluarga Juwerih.

"Dalam waktu dekat setelah dokumen pendukung sudah siap, SBMI Indramayu akan membuat surat pengaduan ke Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri," pungkasnya.


 


(SUR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.