Buni Yani Bakal Banding Karena Kecewa Putusan Hakim

    Octavianus Dwi Sutrisno - 14 November 2017 17:28 WIB
    Buni Yani Bakal Banding Karena Kecewa Putusan Hakim
    Buni Yani. Foto: Antara/Agus Bebeng
    Bandung: Buni Yani kecewa dengan vonis 1,5 tahun yang dijatuhkan hakim, walau tak dibui. Fakta-fakta keadilan yang seharusnya meringankan tidak digunakan majelis hakim dalam mempertimbangkan hukumannya.

    Dosen asal Depok ini menilai, tidak ada fakta dan realitas dalam persidangan. Dia akan mengajukan banding karena putusan yang dianggapnya tidak adil.

    "Kita siap untuk mengajukan banding, ini sangat mengecewakan," kata Buni Usai sidang di depan Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Jalan Seram Selasa 14 November 2017.

    Buni Yani mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya yang rela datang dan terus mengawal persidangan. Dia pun menyatakan tidak akan berhenti menuntut keadilan.

    "Saya banyak ditanya berkali-kali apa persiapan dalam menghadapi vonis hari ini, saya jawab jangankan penjara saya siap memberikan nyawa demi keadilan," tegas.

    (Baca: Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Penjara)

    Hakim memutuskan Buni Yani divonis 1,5 tahun akibat mengunggah video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama, di Kepulauan Seribu, 27 September 2016, di akun Facebook miliknya.

    Dia dianggap bersalah karena mencantumkan keterangan berupa transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip yang asli dan menghilangkan kata "pakai" saat Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidatonya.

    (Baca: Buni Yani Bersumpah tak Pernah Memotong Video Pidato Ahok)



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id