Belasan ASN Bekasi Terancam Dipecat

    Antara - 15 Juni 2019 11:23 WIB
    Belasan ASN Bekasi Terancam Dipecat
    Ilustrasi. (Foto: MI/Arya Manggala)
    Cikarang: Sebanyak 17 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terancam dipecat karena melakukan pelanggaran disiplin berat sepanjang Januari hingga Juni 2019. Namun, sebelum dipecat ASN akan dibina dahulu.
      
    "Kalau merujuk pada PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja ASN, maka belasan orang tersebut dimungkinkan dipecat jika tidak berubah dan kembali melakukan pelanggaran," kata Kepala Seksi Kedisiplinan ASN pada BKPPD Kabupaten Bekasi, Sahwano di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 15 Juni 2019.

    Sahwono mengatakan, pihaknya akan membina belasan ASN itu sebelum menentukan pemecatan atau tidak. Dia mengungkap, dengan adanya PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja ASN bisa meningkatkan kinerja dan kualitas ASN. 

    "Kami berharap adanya PP tersebut bukan untuk memecat para ASN, ini untuk menyukseskan program kerja yang sudah direncanakan untuk kepentingan masyarakat," ucapnya.

    Dia mengungkap, belasan ASN yang terancam dipecat berasal dari 13 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bekasi. Yakni, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Pemadam Kebakaran
    (Disdamkar), Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo).

    Kemudian ASN dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Serta ASN di Kecamatan Cabangbungin, Kecamatan Kedungwaringin dan Kecamatan Sukakarya.

    Sahwono menyatakan, pembinaan dilakukan karena pelanggaran yang dilakukan ASN sudah tidak dapat ditoleransi di tempat mereka bekerja. Dia berharap, pembinaan kepegawaian bagi ASN bisa dimulai dari masing-masing OPD. 

    "OPD harus menegur bila anak buahnya sering tidak hadir dan tidak tuntas dalam bekerja. Intinya, apabila kedisiplinannya berat maka akan dilakukan pembinaan melalui BKPPD," tandasnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id