Bekraf Bekali Pelaku Ekonomi Kreatif Bandung

    Roni Kurniawan - 04 April 2019 20:21 WIB
    Bekraf Bekali Pelaku Ekonomi Kreatif Bandung
    Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Medcom.id/Roni Kuarniawan
    Bandung: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar kegiatan diskusi bertema The Future Is Here di Nu Art Sculpture Bandung, Kamis 4 April 2019. Beberapa menteri hingga kepala daerah turut hadir dalam memberikan pembekalan ekonomi kreatif bagi kaum milenial.

    Kepala Bekraf Triawan Munaf menyebut kegiatan ini upaya memberikan laporan kepada masyarakat terkait kinerja badan nonkementerian tersebut. Diskusi itu pun menjadi ajang pembekalan bagi kaum milenial untuk menyusun perencanaan masa depan dalam bidang ekonomi kreatif.

    "Kita ingin ada semacam laporan masyarakat. Apa sih yang kita lakukan, apa sih yang akan kita lakukan kedepan yang paling penting dalam berkehidupan ekonomi kreatif ini," ujar Triawan.

    Acara tersebut dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

    "Di sini juga kita dihadiri oleh para menteri dan pejabat. Karena kita tahu beberapa isu sangat penting dan berpengaruh bagi ekonomi kreatif seperti toleransi dalam kehidupan beragama," ungkapnya.

    Acara itu pun memunculkan beberapa gagasan bagi kaum milenial yang hendak terjun ke dunia ekonomi. Terlebih puluhan milenial yang masih menimba ilmu di perguruan tinggi, memiliki peran penting untuk kemajuan ekonomi Indonesia sebagai generasi emas pada tahun 2045 nanti.

    "Nah ketiga kementerian ini sangat kompak, plus Kementerian Luar Negeri dan kementerian lain. Karena kita ini budayanya, bahasanya beragam. Jadi talenta kreatifnya sangat banyak untuk menyongsong masa emas nanti," bebernya.

    Ia pun berharap kegiatan seperti ini membuat kaum milenial merencanakan dengan matang dan optimis menjadi pelaku ekonomi kreatif. Terlebih Indonesia merupakan negara pertama yang mencetuskan adanya konferensi ekonomi kreatif dunia di Bali pada 2018.

    "Kita harusnya menjadi pemimpin dunia tentang ekonomi kreatif. Karena SDM kita banyak, orang-orang kita kreatif. Bahkan pada masa emas nanti, kontribusi ekonomi bagi negara, Indonesia berada di peringkat tiga duna setelah Amerika dan Korea," tegasnya.


     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id