20 Orang Tewas dalam Ledakan Dekat Restoran Somalia

    Willy Haryono - 06 Maret 2021 07:40 WIB
    20 Orang Tewas dalam Ledakan Dekat Restoran Somalia
    Petugas keamanan bersiaga di lokasi bom bunuh diri di Mogadishu, Somalia pada 13 Februari 2021. (Abdirazak Hussein FARAH/AFP)



    Mogadishu: Setidaknya 20 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam ledakan bom mobil di dekat sebuah restoran di Mogadishu, Somalia pada Jumat malam, 5 Maret. Abdulkadir Abdirrahman, direktur layanan Ambulans Aamon, mengingatkan bahwa jumlah korban tewas bisa saja bertambah.

    "Tim kami melihat 20 jenazah dan membawa 30 korban luka ke rumah sakit," tutur Abdulkadir, dilansir dari laman CGTN pada Sabtu, 6 Maret 2021.






    Juru bicara Kepolisian Nigeria Sadik Aden Ali sebelumnya mengatakan bahwa sebagian besar korban luka adalah warga sipil.

    Menurut keterangan sejumlah saksi mata dan laporan media lokal, ledakan yang diduga sebagai bom bunuh diri dengan menggunakan mobil itu terjadi dekat restoran Lul Yemeni. Setelah ledakan, terlihat asap hitam mengepul ke udara dan terdengar suara tembakan senjata api.

    Kelompok militan al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru di Somalia.

    Pasukan Nasional Somalia (SNA) yang didukung Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) mengusir al-Shabaab dari Mogadishu pada 2011. Namun grup militan tersebut masih mampu melancarkan sejumlah serangan, termasuk ke berbagai gedung pemerintah, hotel, restoran, dan area-area publik.

    Pertengahan Februari lalu, sebuah bom meledak di dekat Istana Kepresidenan dan kompleks Parlemen Somalia di Mogadishu. Ledakan tersebut dilaporkan berasal dari bom mobil.

    Bom meledak sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Menurut petugas polisi, Abdullahi Aden, mobil yang membawa bom melaju melalui pos pemeriksaan di depan Hotel Wehliye.

    Baca:  Bom Mobil Meledak Dekat Istana Kepresidenan Somalia

    Akhir Januari lalu, pasukan keamanan Somalia memerangi sekelompok pria bersenjata dalam baku tembak di sebuah hotel di Mogadishu. Penyerangan sekelompok militan yang berujung baku tembak itu telah menewaskan mantan menteri pertahanan Somalia.
     
    Kepolisian Somalia mengonfirmasi bahwa mantan menhan Mohamed Nur Galal tewas dalam serangan militan. Polisi tidak mengelaborasi lebih lanjut mengenai ada tidaknya korban lain.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id