Jet Tempur Israel Serang Pangkalan Udara di Suriah

    Fajar Nugraha - 03 September 2020 06:30 WIB
    Jet Tempur Israel Serang Pangkalan Udara di Suriah
    Jet tempur Israel dalam sebuah manuver di udara. Foto: AFP
    Homs: Jet tempur dari Israel Defense Force (IDF) dikabarkan melakukan serangan ke sebuah pangkalan udara Suriah di dekat Kota Homs. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam serangan ini.

    Kantor berita SANA mengatakan, IDF menargetkan pangkalan udara di wilayah tengah negara. Mereka meluncurkan sejumlah rudal ke sasaran di dekat kota Homs di Suriah tengah pada Rabu malam.

    Diketahui jet IDF menembaki pangkalan udara militer Suriah T-4, yang terbesar di negara itu, dari posisi dekat perbatasan Suriah-Irak ke timur.

    "Pertahanan udara kami merespons dan mencegat sebagian besar roket," kata laporan SANA, seperti dikutip dari Time of Israel, Kamis 3 September 2020.

    Pasukan IDF tidak mengomentari serangan yang dilaporkan.Serangan yang dilaporkan terjadi dua hari setelah Israel dikatakan telah meluncurkan rudal ke sasaran di selatan Suriah, menewaskan sedikitnya tiga orang.

    Itu tampaknya menjadi serangan udara Israel pertama yang dilaporkan terhadap sasaran di Suriah sejak serangan 20 Juli, di mana seorang pejuang Hizbullah tewas. Insiden itu mendorong kelompok teror Lebanon untuk bersumpah membalas dendam atas kematiannya dan memicu ketegangan yang belum terselesaikan.

    Israel telah melancarkan ratusan serangan di Suriah sejak dimulainya perang saudara pada 2011. Israel menargetkan pasukan pemerintah, pasukan sekutu Iran, dan pejuang dari kelompok  Hizbullah.

    Negeri Yahudi jarang mengkonfirmasi rincian operasinya di Suriah, tetapi mengatakan kehadiran Iran untuk mendukung Presiden Bashar Assad dan Hizbullah adalah ancaman dan akan melanjutkan serangannya.

    Menyusul serangan 20 Juli di mana seorang pejuang Hizbullah tewas, militer Israel bersiaga tinggi di sepanjang perbatasan Lebanon, bersiap untuk serangan oleh kelompok tersebut. Menurut IDF, kelompok teror tersebut telah berusaha untuk membalas dendam terhadap pasukan Israel beberapa kali dalam beberapa minggu berikutnya, termasuk dengan serangan penembak jitu yang gagal pada Selasa malam lalu.

    Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah bersumpah pada Minggu bahwa kelompoknya akan membunuh tentara Israel sebagai pembalasan atas serangan terhadap operasinya di Suriah.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id