Aneksasi Wilayah Palestina adalah Bentuk Penjajahan

    Medcom - 30 Juni 2020 20:48 WIB
    Aneksasi Wilayah Palestina adalah Bentuk Penjajahan
    Protes warga Palestina menentang aneksasi Israel di Tepi Barat. Foto: AFP.
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Haris Almasyhari mengutuk aksi aneksasi oleh Israel terhadap Tepi Barat, Palestina. Pengambilan paksa tanah itu dinilai untuk memusnahkan Palestina.

    "Kami Komisi I DPR RI menentang upaya aneksasi Israel terhadap Tepi Barat, Palestina dan menolak upaya merupakan legislasi penjajahan Israel atas Palestina," kata Abdul Haris dalam keterangan persnya, Selasa, 30 Juni 2020.

    Israel berencana melakukan aneksasi wilayah Tepi Barat pada 1 Juli mendatang. Selain mendapat tentangan dari Indonesia, dunia internasional pun menolak rencana tersebut. 

    Menurut Abdul Haris, tindakan Israel di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu itu bertentangan dengan hukum dan kesepakatan Internasional. Terutama resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) perihal konflik Israel-Palestina.

    "Komisi I juga mendesak PBB, Organisasi, dan Komunitas Internasional untuk mengintervensi situasi krisis di Palestina dengan mengutamakan tindakan kemanusiaan," kata Abdul Haris.

    Baca: Aneksasi Tepi Barat Ancam Eksistensi Palestina

    Lebih lanjut Abdul Haris juga menyerukan kepada seluruh anggota parlemen dan pemerintah di seluruh dunia untuk memperjuangkan resolusi damai untuk Palestina merdeka.

    Hal itu untuk mempertahankan prinsip-prinsip multilateriarisme yang berdasarkan pada tatanan dunia berbasis aturan guna terciptanya stabilitas keamanan dunia.

    "Aneksasi Israel terhadap Tepi Barat Palestina merupakan ancaman serius terhadap pola hubungan internasional dan dianggap dapat memberi celah bagi negara lain untuk melakukan aneksasi dengan klaim teritorial yang mengabaikan hukum prinsip internasional," tegas Abdul Haris.

    Baca: Indonesia Minta Negara ASEAN Tolak Rencana Aneksasi Israel

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan akan menganeksasi Tepi Barat pada 1 Juli. Namun hingga saat ini rencana tersebut mendapat penolakan dunia internasional, meskipun Netanyahu mengklaim dukungan dari Amerika Serikat.

    Pemerintahan Presiden AS Donald Trump tampak gamang untuk memberikan dukungan. Hingga saat ini pemerintahan Trump belum menyatakan menolak atau mendukung.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id