comscore

KBRI Nairobi Usulkan Pembahasan PTA dengan Pebisnis Kenya

Marcheilla Ariesta - 22 Desember 2021 09:35 WIB
KBRI Nairobi Usulkan Pembahasan PTA dengan Pebisnis Kenya
Indonesia dan Kenya usulkan pembahasan PTA./Dok. KBRI Nairobi
Nairobi: KBRI Nairobi bersama Kenya National Chamber of Commerce (KNCCI) menyelenggarakan kegiatan Forum Bisnis Akhir Tahun. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 orang pengurus dan anggota KNCCI, serta sejumlah Duta Besar negara sahabat seperti Iran dan Belarus.

Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi situasi dan kinerja dalam hal perdagangan dan investasi selama 2021 serta mendorong perbaikan pada tahun berikutnya.

 



Dubes RI untuk Kenya, Dr. Mohamad Hery Saripudin menyampaikan, hubungan Kenya dan Indonesia telah mencapai milestone baru, yakni pembukaan Kedubes Kenya yang baru di Jakarta.

"Saya mendorong sektor bisnis Kenya untuk dapat memanfaatkan momentum acara pembukaan resmi Kedubes Kenya di Jakarta pada awal tahun 2022 untuk datang ke Jakarta dan mencari peluang dengan calon mitra di Indonesia," ucapnya, dikutip dari pernyataan KBRI Nairobi, Rabu, 22 Desember 2021.

Selain itu, dalam kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan pertemuan National Governing Council Kadin Kenya, Dubes Hery juga sampaikan harapan agar Kadin dan sektor bisnis Kenya dapat membantu mendorong mulainya negosiasi PTA.

Baca juga: KBRI Nairobi Dorong UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Afrika

"KBRI telah mengirimkan rancangan PTA antara Kenya dan Indonesia. Saya sangat berharap bahwa dengan dibukanya Kedubes Kenya di Jakarta, Kenya akan dapat melihat lebih jelas peluang-peluang menjalin kerjasama dengan Indonesia di banyak bidang, termasuk perdagangan," ungkapnya.

Ia juga mendorong agar KCNNI dan sektor bisnis Kenya dapat membantu mendorong mulainya negosiasi PTA yang dinilai dapat membantu memperkuat hubungan dagang kedua negara.

Presiden Kadin Kenya, Richard Ngatia, sampaikan kesiapan mendukung kegiatan peresmian Kedubes Kenya di Jakarta. "Momen peresmian kiranya juga bisa dimanfaatkan untuk memperbarui MoU antara Kadin Kenya dan Indonesia, serta membentuk komunitas bisnis dua negara," tuturnya.

Terkait rancangan PTA, Ngatia menyampaikan pihaknya siap memberi masukan kepada pemerintah Kenya untuk memulai negosiasi.

Nilai perdagangan antara Kenya dan Indonesia dari Januari-Oktober 2021, sebesar USD485 juta. Angka ini melampaui total nilai perdagangan pada 2020, sebesar USD414 juta.

Oleh karena itu, terdapat kemungkinan bahwa 2021 akan ditutup dengan nilai perdagangan lebih dari USD500 juta antara kedua negara. Peningkatan tersebut merupakan kelanjutan dari tren yang terlihat mulai dari 2016, terutama selama pandemi, di mana tercatat peningkatan lebih dari 40 persen pada 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id