Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh, Israel Diduga sebagai Pelaku

    Fajar Nugraha - 28 November 2020 06:44 WIB
    Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh, Israel Diduga sebagai Pelaku
    Sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir milik Iran di Bushehr. Iran menegaskan program nuklirnya untuk kepentingan damai. Foto: AFP

    Pembunuhan terhadap Fakhrizadeh adalah yang terbaru dari serangkaian pembunuhan ilmuwan nuklir di Iran dalam beberapa tahun terakhir. Iran selalu menyalahkan Israel dalam rangkaian pembunuhan ini.

    The New York Times melaporkan awal November bahwa orang kedua Al Qaeda secara diam-diam ditembak dan dibunuh di Teheran oleh dua operator Israel dengan sepeda motor atas perintah Washington.

    “Pemimpin senior, yang dipanggil dengan nama samaran Abu Muhammad al-Masri, tewas pada Agustus bersama putrinya, Miriam, janda putra Osama bin Laden, Hamza,” kata Times, mengutip sumber-sumber intelijen.

    Iran mengatakan laporan itu didasarkan pada "informasi yang dibuat-buat" dan menegaskan kembali penyangkalannya terhadap keberadaan salah satu anggota kelompok itu di Negeri Mullah.

    Kantor berita Iran IRNA dan kantor berita Mehr pada saat itu melaporkan kejadian serupa dan mengidentifikasi para korban sebagai Habib Dawoud, seorang guru sejarah Lebanon berusia 58 tahun, dan putrinya Maryam, 27, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.


    (OGI)
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    BACA JUGA

    MORE

    BERITA LAINNYA

    BERITA INTERNASIONAL

    MORE

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id