Populer Internasional: Bom Mobil Afghanistan hingga Larangan Masuk dari India

    Willy Haryono - 01 Mei 2021 12:02 WIB
    Populer Internasional: Bom Mobil Afghanistan hingga Larangan Masuk dari India
    Petugas berkumpul di lokasi ledakan bom truk di Pul-e-Alam, Logar, Afghanistan pada 6 Agustus 2015. (SABAWOON AMARKHIL / AFP)



    Logar: Ledakan bom mobil pada Jumat malam di Afghanistan menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Sabtu pagi, 1 Mei 2021. Dari total 30 korban tewas, beberapa di antaranya adalah siswa sekolah menengah atas.

    Dua berita terpopuler lainnya adalah mengenai pencapaian program vaksinasi Covid-19 di AS dan keputusan Australia terkait gelombang kedua Covid-19 di India.






    Berikut tiga berita terpopuler di kanal internasional hari ini:

    1. Ledakan Bom Mobil di Logar Afghanistan Tewaskan 30 Orang

    Murid sekolah menengah atas termasuk dari 30 korban tewas ledakan bom mobil di provinsi Logar, Afghanistan pada Jumat malam. Ledakan terjadi dekat sebuah rumah tempat bermukimnya sejumlah siswa di kota Pul-e-Alam.
     
    Puluhan orang dilaporkan terluka dalam ledakan tersebut. Sejumlah saksi mata mengaku melihat atap bangunan roboh usai ledakan, dan beberapa korban terlihat terjebak di balik reruntuhan.

    Siapa pelaku di balik ledakan ini? Cek selengkapnya di sini.

    2. 100 Juta Orang Dewasa di AS Sudah Ikuti Vaksinasi Covid-19

    Sebanyak 100 juta orang dewasa di Amerika Serikat sudah sepenuhnya menjalani vaksinasi Covid-19 pada Jumat, 30 April. Angkanya melonjak hampir dua kali lipat dibanding 55 juta bulan lalu.
     
    Koordinator respons Covid-19 Gedung Putih, Jeff Zients, menyebut angka ini sebagai "pencapaian utama" dalam perang melawan pandemi.

    Sudah berapa banyak vaksin Covid-19 yang didistribusikan di AS? Cek selengkapnya di sini.

    3. Warga yang Masuk Australia dari India Diancam Vonis Penjara

    Semua orang, termasuk warga Australia, yang masuk ke Negeri Kanguru dari India diancam vonis penjara dan juga denda mulai Senin mendatang. Larangan perjalanan ini merupakan upaya Australia dalam mencegah masuknya Covid-19 dari India.
     
    "Pemerintah tidak membuat keputusan ini begitu saja," kata Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt.
     
    "Langkah terbaru ini diambil karena ada begitu banyak orang positif Covid-19 yang dari India," sambungnya.

    Berapa lama periode vonis penjara dan nilai denda yang diterapkan Australia untuk aturan terbaru ini? Cek selengkapnya di sini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id